Timika, fajarpapua.com – Asap tebal menyelimuti Kabupaten Mimika dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan jadwal penerbangan pesawat terganggu.
Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Mimika, Stevan, mengatakan asap tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Papua Selatan.
“Dari kebakaran di wilayah Papua Selatan. Titik panasnya terdapat di Merauke hingga Asmat,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (30/9).
Menurutnya, asap tersebut terbawa angin hingga mencapai wilayah Timika karena arah angin masih dominan dari timur hingga tenggara.
“Karena asap dominan dari arah timur tenggara, maka asap terbawa sampai ke wilayah Timika. Dampaknya tidak hanya di Timika, tetapi juga pesisir bagian selatan hingga Kaimana dan Fakfak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin, Ipda Yusran Jaya Milu mengatakan kondisi asap turut mengganggu sejumlah penerbangan di Bandara Mozes Kilangin.
Beberapa penerbangan yang mengalami gangguan diantaranya Garuda Indonesia yang baru dapat melakukan pendaratan setelah 15 kali holding selama sekitar dua jam.
Kemudian penerbangan Lion Air mengalami delay dan belum lepas landas dari Makassar. Sementara penerbangan Sriwijaya Air diperkirakan mendarat pada pukul 10.27 WIT.
“Ada beberapa penerbangan terganggu karena asap,” katanya melalui pesan singkat.
(ron)














