Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memprioritaskan pemasangan perangkat komunikasi Starlink di Bandara Jila sebagai upaya memperkuat komunikasi penerbangan dan mendukung kembali aktifnya layanan transportasi udara ke wilayah tersebut.
Keterbatasan jaringan komunikasi selama ini menjadi salah satu kendala dalam mendukung aktivitas penerbangan di Jila. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diatasi mengingat transportasi udara merupakan akses utama masyarakat Jila menuju Timika dan wilayah lainnya.
Kepala Distrik Jila, Enos Lokobal, mengatakan pengadaan Starlink dilakukan untuk kepentingan masyarakat, terutama mendukung komunikasi antara pihak bandara, maskapai dan pilot yang melayani penerbangan ke Jila.
“Demi kepentingan masyarakat supaya transportasi bisa aktif. Maskapai penerbangan dan pilot meminta pengadaan Starlink untuk komunikasi,” kata Enos kepada media, Rabu (30/9/2026).
Menurut Enos, perangkat Starlink akan dipasang terlebih dahulu di Bandara Jila. Selanjutnya, Pemerintah Distrik Jila menargetkan Bandara Noema juga mendapatkan perangkat komunikasi serupa.
Ia menegaskan, konektivitas komunikasi menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Jila karena kondisi geografis wilayah tersebut yang sulit serta minimnya akses transportasi darat.
“Penerbangan adalah urat nadi di Distrik Jila, jadi harus diprioritaskan,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung kebutuhan tersebut, Enos mengaku mengambil langkah langsung dengan membeli perangkat Starlink yang akan digunakan untuk menunjang komunikasi penerbangan.
“Saya langsung beli Starlink untuk kepentingan komunikasi dari Bandara Timika dengan Bandara Jila,” ujarnya.
Dengan adanya jaringan komunikasi tersebut, koordinasi antara petugas bandara, pilot, maskapai dan pihak terkait di Timika diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Informasi terkait keberangkatan, kedatangan maupun kondisi penerbangan juga diharapkan dapat diterima dengan lebih cepat.
Bagi masyarakat Jila, keberadaan penerbangan memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendukung mobilitas warga, transportasi udara juga menjadi jalur utama untuk mengangkut kebutuhan pokok dan berbagai keperluan masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Distrik Jila menilai penguatan infrastruktur komunikasi di kawasan bandara perlu menjadi perhatian. Pemasangan Starlink di Bandara Jila diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki konektivitas sekaligus mendukung kelancaran kembali pelayanan penerbangan.
Setelah Bandara Jila, Bandara Noema menjadi sasaran berikutnya untuk mendapatkan dukungan perangkat komunikasi. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas di sejumlah titik penerbangan sekaligus menunjang kebutuhan masyarakat di wilayah pedalaman Mimika.









