Lewati ke konten utama

BPBD Mimika Bagikan 10 Ribu Masker bagi Warga Dampak Kabut Asap

Redaksi Fajar PapuaPenulis
08.14 WIT2 menit baca63 dibaca
Kepala BPBD Mimika Agustina Rahaded
Kepala BPBD Mimika Agustina RahadedFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menyebutkan bahwa telah membagikan 10 ribu masker kepada masyarakat di wilayah itu sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan.

Kepala BPBD Mimika Agustina Rahaded di Timika, Rabu mengatakan pembagian masker tersebut dilakukan bersama-sama dengan aparat kepolisian dan relawan yang dilaksanakan di titik-titik lampu lalu lintas di dalam Kota Timika.

"Kemarin Selasa (29/9) kami membagikan masker warna orange dan kami beli tambah lagi 17 dos. yang kami (BPBD) bagikan ke masyarakat itu ada 10 ribu masker . Tim kami turun ke jalan dan membagikannya di titik lampu-lampu lintas yang ada di Kota Timika," ujarnya.

Selain dari BPBD Mimika, relawan juga membagikan masker kepada warga Mimika.

"Dari relawan itu mereka 10 dos yang lain itu dari BPBD Mimika," ujarnya.

Ia mengatakan untuk pembagian tahap berikutnya belum ada dan saat ini stok masker di BPBD juga sudah menipis.

"Hari ini cuaca masih mendung jadi kami lihat mungkin besok kami akan bagi lagi,"ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Mimika agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah karena beberapa hari ini wilayah Mimika dilanda asap tebal akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

"Kabut asap tebal yang saat ini melanda wilayah Mimika ini kiriman dari Merauke akibat kebakaran hutan, Kami mengimbau kepada warga Mimika kalau keluar di jalan wajib menggunakan masker mencegah terjadi infeksi saluran pernapasan akibat dari asap," ujarnya.

Warga Mimika juga diingatkan untuk tidak membakar sampah atau membuka lahan baru dengan cara dibakar karena dapat menyebabkan kebakaran dan juga menimbulkan kabut asap.

"Sekarang saja kabut asap sudah tebal kalau bakar sampah atau lahan lagi nanti kabut asap tambah tebal dan ini sangat mengganggu kesehatan masyarakat," ujarnya.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.