BERITA UTAMANASIONALPAPUA

Usai Jazad Dimakamkan, Keluarga Korban Penembakan Datangi Bupati Yahukimo, Begini Harapan Mereka

cropped cnthijau.png
11
×

Usai Jazad Dimakamkan, Keluarga Korban Penembakan Datangi Bupati Yahukimo, Begini Harapan Mereka

Share this article
Caption Bupati Yahukimo Didimus Yahuli
Caption Bupati Yahukimo Didimus Yahuli

Jayapura, fajarpapua.com – Pejabat Utama Polda Papua bersama Kapolres Yahukimo AKBP Deny Herdiana menggelar pertemuan bersama Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, membahas permasalahan yang terjadi di Yahukimo. Pertemuan tersebut berlangsung di Kediaman Bupati, Jumat (18/3/2022).

Dalam pertemuan itu Polda Papua dan Bupati membahas tentang langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi agar bisa ditangani secara adil dan profesional, baik proses penyidikan dan lainnya.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

“Mereka yang melakukan demo agar bisa memberikan keterangan atau pertanggungjawaban begitu juga dengan internal kepolisian. Karena dalam kejadian itu adanya korban jiwa dari masyarakat jadi harus kita melakukan penyelidikan atau investigasi agar menunjukkan hasil yang jelas dan adil sehingga bisa mendapat satu titik terang,” kata kata Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli.

Didimus mengatakan, ada dua poin yang menjadi inti pembahasan dalam pertemuan bersama pejabat Utama Polda Papua dan belum bisa dibahas secara jauh karena saat ini masih dilakukan pengumpulan data dan penyidikan oleh kepolisian.

“Sebagai Pemerintah Daerah disini kami ucapkan terima kasih karena telah dilakukan penanganan secara cepat, yang kedua adalah baik yang memprakarsai demo dan melakukan penembakan sehingga adanya korban jiwa bisa mempertanggungjawabkan hal tersebut,” ujar Bupati Yahukimo.

Mengenai situasi Kamtibmas, kata Didimus, pihaknya sudah berdiskusi bersama wakil bupati dan turun langsung dalam pemakaman korban di satu tempat karena itu merupakan keluarga dari mereka.

Lebih lanjut dijelaskan, masyarakat, Kepala Suku dan Toko Agama telah mendatangi Bupati dan mengikhlaskan karena ini adalah kehendak Tuhan.

“Kami tidak akan melakukan penyerangan atau pembalasan dalam bentuk apapun tapi mereka meminta orang orang yang merancang demo ini untuk bertanggung jawab,” ujar Bupati.

Menurutnya tanpa ada pengumpulan massa untuk melakukan demo, hal ini tidak akan terjadi dan tidak memakan korban jiwa.

Bupati Didimus meminta agar pelaku penembakan juga diberikan tindakan sebagai bentuk pertanggung jawaban sehingga permintaan masyarakat bisa terjawab dengan baik dan sudah dalam bentuk yang adil, sehingga Kabupaten Yahukimo tetap dalam keadaan yang aman dan damai.

Ia mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Yahukimo agar tetap tenang, karena secara representatif jika di Wamena sudah melakukan demo dan penyampaian orasi itu sudah mewakili masyarakat di Yahukimo. Oleh karena itu semua mahasiswa dan Tokoh Pemuda intelektual dari Kabupaten Yahukimo memilih tenang.

“Mari kita hormati pemimpin yang ada sebagai orang orang tua kita yang lebih lama di bidang pemerintahan semua masalah tidak harus kita selesaikan dengan cara demo. Kita bisa menyampaikan dengan cara tertulis atau meminta audensi dengan Bupati dan juga bisa meminta pendapat sehingga bisa menghasilkan solusi bagi kita semua,” tandasanya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *