Ada Nama “Babu” di HP Wanita Pelaku Video Mesum, Sering Bernyanyi di Cafe

by -

Timika, fajarpapua.com

Empat bulan lalu, tepatnya April 2020, MM mengaku berkenalan dengan IA, wanita paruh baya yang punya talenta suara merdu. Keduanya berkenalan seperti teman biasa. Lama kelamaan, perkenalan semakin intim hingga keduanya menjalin hubungan layaknya kekasih.

IA diketahui sering bernyanyi di Café. Rupanya karena sering bertemu di tempat itu, membuat MM kepincut. Awalnya minta nomor HP, berlanjut telponan hingga jatuh hati.

“Saya rasa laki-laki normal yah wajar kalau tertarik, itu jujur. Apalagi dia itu tidak punya suami, saya rasa tidak masalah,” ungkap MM kapada Fajar Papua, Sabtu pagi.

Saat peristiwa video itu direkam, MM mengaku tidak tahu. “Saya memang sempat curiga akhirnya saya tegur marah heh kenapa kau rekam-rekam,” tukasnya.

Ternyata, video rekaman itu menjadi batu sandungan untuknya. Menurut MM, IA seringkali meminta uang dan selalu diberikan. Dia mengaku tidak mau bermasalah dikemudian hari.

Namun MM sangat kaget setelah pada Selasa malam banyak warga yang menelponnya jika video mesum dirinya beredar luas di WA.

Marah, kecewa dan malu, begitulah yang dialami MM. Malam itu juga dia mendatangi Polres Mimika melaporkan IA dan pelaku penyebaran.

“Saya marah di depan polisi, saya telepon dia kenapa privasi saya kau sebarkan. Saya sudah bilang jangan rekam, tapi kau sengaja jebak saya,” tuturnya.
Namun atas saran polisi, akhirnya MM memutuskan untuk pura-pura berbaik hati kepada IA. Melalui HP, MM berjanji akan memberi uang kepada IA di Gelael.

“Saya pura-pura telepon dia baik-baik, terus dia balik minta uang saya bilang iya nanti saya kasih di Gelael. Pas di Gelael saya ketemu sapa dia seperti biasa baru ajak ke mobil. Pas ke mobil itulah, polisi langsung tangkap dan membawa dia ke Kantor Polres,” bebernya.

Polisi menyita HP tersebut. Di dalam HP ternyata IA sering merekam dan mengirim kepada seseorang denga nama kode WA ‘Babu”.

“Saya tidak tahu Babu itu siapa, tapi semua rekaman video dia dengan laki-laki rupanya dikirim ke nomor itu. Saya merasa saya dijebak,” ungkapnya.

Terkait hal itu, MM sudah menyatakan jika pelaku tidak diproses hukum, maka akan demo besar-besaran. ”Tidak ada yang kebal hukum. Hukum positif dewa penolong manusia. Saya tidak terlibat. Dia punya kepentingan,” tandasnya.

Dia mengakui tidak akan menerima imbalan uang atau apapun. Karena bagi dia, tersebarnya video mesum tersebut sangat melukai harga dirinya sebagai tokoh masyarakat Kamoro Mimika.

“Anak-anak muda Kamoro kemarin kumpul di rumah, mereka semua menangis tidak terima saya diperlakukan begini,” tukasnya.(tim)