Anggota DPRD Mimika Dukung Polda Usut Kasus Video Mesum

by -
Saleh Alhamid
Saleh Alhamid

Timika, fajarpapua.com
Legislator yang merupakan Sekretaris Komisi C DPRD Mimika, Papua, Saleh Alhamid mendukung langkah Kepolisian Daerah Papua mengambil alih penyelidikan dan penyidikan kasus video mesum mantan anggota DPRD Mimika berinisial MM dengan seorang perempuan berinisial AZDB alias I.

Saleh Alhamid di Timika, Sabtu, mengatakan pengambilalihan penyelidikan dan penyidikan kasus itu oleh Polda Papua karena kini menjadi sorotan publik.

“Mungkin karena pertimbangan ada hubungan yang erat di level pemerintahan maka Polda Papua mengambil alih kasus ini. Tentu Polda berhak mengambil alih penanganan kasus-kasus yang sifatnya urgensi dan menjadi sorotan publik,” kata Saleh.

Politisi dari Partai Hanura itu menegaskan pengambilalihan penanganan suatu kasus oleh satuan lebih atas merupakan hal yang lumrah dalam proses penegakkan hukum, apalagi jika kasus tersebut menjadi sorotan publik.

Jangankan diambil alih penanganannya oleh Polda Papua, bahkan Mabes Polri juga bisa menarik kasus itu untuk ditangani jika sudah menyangkut masalah stabilitas keamanan atau karena terkait dengan seseorang pejabat.

Saleh mengaku sangat prihatin ketika video mesum MM, mantan anggota DPRD Mimika periode 2004-2009 yang kini merupakan pengurus teras Lembaga Musyawarah Suku Kamoro (Lemasko) diumbar ke khalayak umum melalui sejumlah grup WhatsApp di Timika seperti Grup WhatsApp Panitia Pesparawi, Grup Papeda (Papua Penuh Damai), Grup Pemkab Mimika dan Grup Papua dan Solusi.