Lewati ke konten utama

Kapolda Papua Tinjau Pengerusakan dan Pembakaran Kantor Pemerintahan Kabupaten Keerom

fajar PapuaPenulis
14.44 WIT2 menit baca23 dibaca
Paulus Waterpauw
Paulus WaterpauwFoto / pinpost
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com

Kapolda Papua didampingi Danrem dan PJU Polda Papua serta PJU Kodam XVII/Cenderawasih, Senin (5/10) meninjau TKP pengerusakan dan pembakaran kantor pemerintahan di Kabupaten Keerom.

Proses penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Keerom berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/230/X/2020/SPKT Keerom tanggal 2 Oktober 2020.

Dihubungi Fajar Papua dari Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, saat ini penyidik Polres Keerom melakukan pemeriksaan terhadap 16 orang saksi diantaranya 13 dari anggota Polri yang melakukan pengamanan saat kejadian dan 3 orang dari staf pemerintah daerah Kabupaten Keerom.

Berdasarkan hasil pemeriksaan 16 saksi tersebut penyidik telah menetapkan 5 orang tersangka. Dari lima tersangka tersebut ada yang tertangkap tangan dan ada juga dari hasil pengembangan penyelidikan.

"Barang bukti sudah dikumpulkan dan saat ini telah dibawa ke Labfor untuk didalami," ujarnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dikonfirmasi terpisah mengatakan pada Jumat (2/10) dilakukan pemeriksaan TKP kebakaran bangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupten Keerom dan Kantor Badan Pemerintahan Kampung (BPMK) Kabupaten Keerom oleh Tim Labfor Polda Papua. Hasilnya, lokasi api pertama kebakaran berada di ruang bagian dalam kantor sisi tenggara kantor Dinsnaker dan di ruang bagian dalam sisi timur Kantor BPMK.

Barang bukti yang diamankan berupa abu arang sisa kebakaran pada bagian dalam ruang kantor dan botol bekas minuman yang diduga berisi akseleran premium serta potongan besi yang digunakan untuk menyulut api.

"Dan pada hari Sabtu tanggal 4 Oktober 2020 telah dilakukan olah TKP oleh Tim Identifkasi Polda Papua. Selanjutnya akan dibuatkan Sket TKP dan penyitaan arang bukti di TKP yakni pecahan kaca jendela, pecahan botol jenever yang berisikan bensin, batu, dirigen terbakar," ujarnya.(red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.