Proyek Lampu Jalan Hasanuddin Timika Jadi Olok-olokan Netizen, Dibilang Mirip Tali Jemuran

by -
Traffic light
Pemasangan kabel lampu jalan yang mirip jemuran.

Timika, fajarpapua.com – Proyek pembangunan lampu jalan umum yang saat ini dikerjakan di sepanjang ruas Jalan Hasanudin terkesan jauh dari nilai estetika. Akibatnya, proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut menjadi bahan olok-olokan netizen Timika.

Bahkan saking dinilai kerja asal-asalan dan mengesampingkan seni, proyek tersebut tidak bedanya sebagai tiang jemuran.

Sebelum viral di media sosial, wartawan fajarpapua.com yang melewati Jalan Hasanuddin juga mendapati beberapa pekerja sedang membentang kabel berwarna hitam diantara tiang PJU sehingga terkesan semrawut dan tidak mempunyai estetika.

Kondisi ini ternyata mendapat perhatian warga Kota Timika sehingga menjadi bahan olok-olok di media sosial.

Akun @epantestetalubun dalam unggahannya di Grup Facebook Info Kejadian Kota Timika menjuluki proyek PJU Jalan Hasanuddin sebagai proyek lampu jalan multi fungsi karena selain menerangi juga kabelnya bisa dijadikan jemuran. “Lampu jalan multi fungsi… Menerangi di mlm hari,,menjemur pakaian di siang hari…. Oh sang perancang fungsi dan keindahan tidak sejalan,” tulisnya.

Sedangkan akun @thobyrenyut dengan nada satir mempertanyakan fungsi kabel hitam yang bergelantungan antara tiang PJU. “Kira” kabel itu fungsinya apa yah ? Sa baru tau kalo diatas tiang PJU harus ada kabel yg menggantung sprt itu ??
Kira” yg pasang itu teknisi lapangannya PLN atau kontraktornya ??,” tanyanya.

Sedangkan akun @manaseyeimo menilai kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut bekerja asal-asalan dan tidak profesional. “Tidak profesional status St nya taruh dimana … Kerjaan kejar uang aja, ini yg orang bilang membangun tanpa hati sama jg dgn pekerjaan bongkar pasang di trotoar itu.
Mendingan pake anak jalan biar sekali kerja tuntas dan berkualitas,” kritiknya.

BACA JUGA:  Setelah Bongkar Median Jalan, Dishub Mimika Bangun 2 Bundaran Darurat di Jl. Yos Sudarso

Akun @suparmansaleh menyarankan kontraktor untuk menanam kabel penghubung sehingga lebih indah. “Saran sy alangkah bagusnya kapan klau kabelnya ditanam,” ujarnya.

Namun disisi lain banyak warga yang mendukung penempatan kabel yang dilakukan kontraktor agar aman dan tidak dicuri lagi seperti terjadi sebelumnya.

Akun @bagasms mengaku sepakat dengan cara pemasangan kabel dibanding dengan solar sel. “Sebelumnya pake aki di masing” tiang tapi orang pancuri jadi…,” tulisnya.

Sementara akun @budhiebudi menilai, semua pihak harus berperan dan menjaga PJU sehingga bermanfaat bagi warga. “Semua sebenrnya hrus berperan..dlu pke aki…semua dicuri, kbel ditanam, kabel juga dicuri mknya skrng digantung…kurang kesadran dan kurangnya pemikiran yg baik demi keamanan pejalan kaki dan pengendara,” tulisnya.

Sedangkan akun @adiekeladibakar menegaskan, pemasangan kabel tanam tidak aman. “Lalu yg punya proyek maunya bg2 mau d apa ,,,, Ditanam di bawah itu ngeri2 sedap ,,, niat cungkil bunga nanti kena strom, palang jln lagi,” tulisnya.
Unggahan tentang proyek PJU Jalan Hasanudin ini hingga pukul 22.49 WIT telah mendapat like dan tanggapan lebih dari 100 orang.(mas)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250