Sejumlah Tokoh Tolak Pencalonan Jenny Usmani Jadi Sekda Mimika, Minta Pansel Hentikan !

by -
Sejumlah tokoh menolak pencalonan Jenny Usmani.

Timika, fajarpapua.com – Tidak harmonisnya suasana pemerintahan yang terjadi beberapa waktu lalu serta kacaunya pendidikan Mimika ditambah lagi berbagai kekisruhan yang berbuntut ketidakpuasan ribuan guru honorer menyebabkan pencalonan Kadis Pendidikan Mimika Jenny Usmani sebagai Sekda definitif ditentang berbagai kalangan masyarakat Mimika.

Para tokoh mengancam jika panitia seleksi (Pansel) tetap meloloskan pencalonannya, akan berbuntut aksi demonstrasi.

Sementara Jenny Usmani beberapakali dihubungi Fajar Papua melalui whatsapp tidak dijawab. Begitupula saat ditelepon Jumat (5/2) meskipun berdering tidak diangkat. Pesan yang dikirim melalui WA juga tidak dibalas.

Markus Timang, salah satu tokoh besar suku Amungme dalam surat pernyataan yang ditandatangai sejumlah kepala suku di Mimika menegaskan, berkaitan dengan bursa pencalonan Sekda Mimika, yang sedang diseleksi oleh Panitia Seleksi dari Provinsi, para tokoh masyarakat dan kepala suku Mimika menyampaikan pernyataan sikap terhadap semua kinerja Jenni Usmany yang dituding sarat dengan kepentingan.

“Kami mengharapkan kepada Tim Seleksi untuk segera menghentikan proses seleksi terhadap yang bersangkutan karena jika beliau terpilih maka kami akan melakukan aksi besar-besaran karena pihak Provinsi dan Tim seleksi tidak menghiraukan pernyataan penolakan kami,” tegasnya.

Senada Markus, tokoh Amungme lainnya Theo Deikme menegaskan menjadi Kepala Dinas Pendidikan, pendidikan di daerah pegunungan, pesisir dan pedalaman Mimika tidak ada pelayanan yang baik, nasib guru-guru honor terlantar, ada dugaan penyelewengan dana yang kini ditangani Polda Papua.

“Kami harap ini menjadi atensi dan masih banyak calon yang bersih, jangan sampai ini jadi masalah dikemudian hari,” tandasnya.