Lewati ke konten utama

Longsor Ngetos Nganjuk, Rumah Tertimbun Material Bebatuan, 23 Warga Hilang

fajar PapuaPenulis
16.12 WIT2 menit baca49 dibaca
Bencana Ngetos
Bencana NgetosFoto / Nasional
Bagikan berita ini
Aa

Jakarta, fajarpapua.com - Hujan deras yang melanda Kabupaten Nganjuk pada Minggu (14/2) menimbulkan korban jiwa.

Sebanyak 23 warga tertimbun longsor. Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, masih mencari keberadaan puluhan warga Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

"Kami masih lakukan pencarian," kata Koordinator Tagana Nganjuk Aris Trio Effendi di Nganjuk, Jawa Timur, Senin dini hari.

Musibah itu terjadi pada Minggu petang, berawal dari hujan deras yang melanda Kabupaten Nganjuk. Tanah longsor terjadi di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, dan menimpa rumah warga.

Dalam musibah itu, selain terdapat beberapa rumah warga tertimpa material tanah longsor, sebanyak 23 orang yang hingga kini belum ditemukan. Mereka masih dalam pencarian petugas dibantu warga setempat.

Selain itu, terdapat 14 warga yang dirawat di Puskesmas Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Mereka terluka setelah tanah longsor terjadi di daerah mereka.