Lewati ke konten utama

Ini Identitas Korban yang Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Jalur 2 SP 2 Timika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
10.29 WIT2 menit baca382 dibaca
Korban saat ditemukan tak bernyawa bersimbah darah.
Korban saat ditemukan tak bernyawa bersimbah darah.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Korban yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan SP 2 Jalur 2 Kiri, Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, pada Sabtu (12/9), diketahui bernama Yance Yatipai (30). Korban diduga meninggal dunia akibat tindak penganiayaan.

Informasi yang diterima fajarpapua.com, korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 04.35 WIT dalam kondisi tergeletak bersimbah darah dengan luka pada bagian wajah.

Yance diketahui tinggal di SP 2 Jalur 2, Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban terlihat oleh warga bersama sejumlah temannya di sebuah pondok yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian pada Sabtu dini hari tadi.

Namun, pada pagi harinya, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah di sebuah lorong di Jalur 2 Kiri.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum.

Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena saat dikonfirmasi membenarkan adanya jenazah yang baru dievakuasi di kamar mayat RSUD Mimika.

“Iya, jenazah ada di kamar jenazah, sementara kami masih simpan,” katanya.

Menurut Lucky, pihak rumah sakit masih menunggu permintaan resmi dari Kepolisian terkait pelaksanaan visum.

“Kami masih menunggu rencana dari pihak Kepolisian mau divisum. Kami lagi tunggu permintaan visumnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Masih lidik, sementara sudah olah TKP,” katanya melalui pesan singkat.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria ditemukan tergeletak tak bernyawa di Jalan SP 2 Jalur 2 Kiri, Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Sabtu (12/9) dini hari.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Masih kami dalami,” katanya melalui pesan singkat. (ron)