Proyek Asal Dikerjakan, Pemda Mimika Tinggalkan Hutang Tahun Lalu Rp 800 Miliar ?

by -
Meskipun keuangan daerah sulit namun Dinas PU Mimika tetap mengerjakan "jalan mewah" dobelway di Mile 32 menuju Airport Mile 28.

Timika, fajarpapua.com – Meskipun Pemda Mimika berulangkali menyatakan dana APBD difokuskan untuk penanganan covid 19, faktanya sejumlah proyek fisik tetap ngebut dikerjakan.

Bahkan ada proyek fisik yang tidak urgen seperti jalan dobelway (dua jalan) sepanjang kurang lebih 7 kilometer dari arah Mile 32 menuju Airport terkesan “wah” ditengah kesulitan anggaran. Belum lagi proyek-proyek lain yang menggeliat ditengah posisi keuangan yang terancam resesi.

Tak pelak, kondisi demikian memicu Pemda Mimika dikabarkan meninggalkan utang tahun 2020 sebesar Rp 800 miliar.

Kepala Badan Keuangan Daerah Pemda Mimika Marthen Malissa beberapa kali dihubungi fajarpapua.com terkait hutang ratusan miliar tersebut tidak memberi respon. Chatingan WA meakipun dibaca namun tidak dibalas.

Di sisi lain, sejumlah kontraktor mengaku meskipun proyek sudah tuntas dikerjakan 100 persen namun Pemda Mimika baru membayar uang muka.

BACA JUGA:  Hutang Proyek 2020 Bikin Mereka Frustrasi, Pemda Mimika Diminta Utamakan Bayar Utang Kontraktor Kecil

“Saya punya proyek Rp 2 miliar, yang baru dibayar uang muka Rp 400 juta. Tidak tahu kapan yang lain dibayar,” ungkap seorang kontraktor sebut saja Melati, kepada fajarpapua.com, Sabtu (20/2).

Dia mengatakan, proyek yang dia kerjakan tahun 2020 lalu. Mestinya proyek sudah dilunaskan Desember. Namun saat perubahan anggaran tidak terealisasi.

Menurut Melati, yang membuat pihaknya bingung, dalam APBD 2021 tidak dicantumkan anggaran untuk pembayaran hutang proyek tahun 2020.

“Lalu untuk bayar hutang kami nanti uang dari pos mana?” ungkap Melati. Tidak hanya dia, sejumlah kontraktor lain yang pengerjaannya sudah tuntas 100 persen mengaku Pemda Mimika baru membayar uang muka.