Sudah 8 Tahun Jaringan Pipa Air Bersih Kota Timika Dipasang, Lalu Kapan Mengalir ? Ini Masalahnya

by -
VP Corporate Communication PTFI, Riza Pratama
VP Corporate Communication PTFI, Riza Pratama

Timika, fajarpapua.com – Salah satu infrastruktur yang paling ditunggu oleh masyarakat Kabupaten Mimika saat ini adalah tersedianya fasilitas air bersih.

Harapan itu sempat mengemuka karena pada tahun 2013 lalu, Pemda Mimika menggandeng PT Freeport Indonesia mulai pembangunan fasilitas air bersih (Water Treatment Plant) dengan mengambil air dari sumber dua sungai di dekat Kuala Kencana.

Bahkan guna merealisasikan program yang saat itu diperkirakan membutuhkan dana keseluruhan sekitar Rp 250 miliar, untuk tahap awal berupa pemasangan pipa telah dialokasikan anggaran Rp 20 miliar melalui APBD.

Sementara berdasar nota kesepahaman yang ditandatangani Pemda Kabupaten Mimika dengan PT Freeport Indonesia, perusahaan tambang tersebut bersedia memberikan kontribusi untuk pembangunan sarana air bersih di Mimika sebesar US$10 juta.

BACA JUGA:  Sudah Terlanjur Telan Rp 80 Miliar, DPRD Minta Pemda Mimika Seriusi Proyek Air Bersih, Tamzil : Harus Cari Jalan

Namun hingga kini atau 8 tahun berlalu, harapan masyarakat Mimika untuk menikmati air bersih belum juga terealisasi.

Terkait hal ini, VP Corporate Communication PTFI yang juga juru bicara PTFI, Riza Pratama dalam diskusi ringan dengan pimpinan media di Timika menjelaskan Freeport telah selesai membangun fasilitas induk pengolahan air bersih berlokasi di Pintu Masuk Kuala Kencana, sebagaimana tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada Tahun 2013 lalu dengan Pemda Kabupaten Mimika.

Riza mengatakan, fasilitas penampungan utama termasuk sumber airnya sudah selesai dibangun sejak beberapa tahun lalu. Hanya saja untuk mengalirkan air ke kota masih membutuhkan jaringan pipa distribusi ke rumah tangga.