Timika, fajarpapua.com - Tim Jumat Berkah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Fatah BTN Bumi Kamoro Indah, sejak awal Bulan Suci Ramadhan menyiapkan sajian berbuka puasa untuk jamaah.
Setiap sorenya, sajian khas Bulan Puasa Ramadhan seperti kue berbagai jenis, kurma serta berbagai macam es tersedia.
Bukan hanya sajian berupa snack untuk berbuka puasa, ibu-ibu yang tergabung dalam Tim Jumat Berkah Masjid Al Fatah juga menyediakan menu makan seperti sop konro, ikan bakar, saos ayam, sayuran dan lain lain untuk dinikmati warga secara gratis.
Sekretaris DKM Al Fatah, Ustad Zakir menyampaikan kegiatan pemberian takjil dan menu berbuka tersebut dimulai sejak puasa hari pertama.
"Ini adalah giat rutin setiap Bulan Ramadhan yang dilakukan DKM Al Fatah. Untuk jamaah, kami tidak hanya menyediakan snack tapi juga menu makan untuk berbuka," ujarnya.
Selain sajian buka puasa lanjutnya, pihaknya juga sedang menyiapkan satu program lagi yaitu program sahur bersama.
"Insya Allah, kami juga akan menyiapkan untuk makan sahur di masjid ini yang rencananya dilaksanakan pada 10 hari terakhir Bulan Ramadan," jelasnya.
Lima Kenikmatan Puasa
Sementara Ustadz Fathurrahman kepada fajarpapua.com seusai Sholat Tarawih mengungkapkan, pada bulan suci Ramadan umat Islam menjalankan kewajiban ibadah puasa yang identik dengan menahan lapar, haus dan kenikmatan duniawi lainnya mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
Di balik semua itu, ada banyak kenikmatan yang hanya didapatkan orang puasa.
Namun, ironisnya, banyak orang puasa yang belum menyadari sepenuhnya kenikmatan yang didapat selama menjalankan ibadah puasa. Padahal, nikmat itu ada di depan mata.
“Nikmatnya banyak. Menjaga hawa nafsu sendiri nikmat, berpuasa mendapatkan kesehatan, pandangan mata terkontrol, ucapan tertata, dihapuskan dosa, mendapatkan Kenikmatan ketika berbuka dan dapat masuk surga bagi orang orang yang berpuasa,” kata Ustadz Fathurrahman.
Adapun kenikmatan puasa di Bulan Suci Ramadhan yang dapat dirasakan oleh setiap umat yang menjalankan.
Pertama, Kenikmatan Menjaga Hawa Nafsu. Seorang muslim diwajibkan berpuasa selama satu bulan penuh dibulan Ramadan, agar dapat menguasai dan mengalahkan hawa nafsunya. Di dalam bulan Ramadan ini, seorang muslim diminta untuk menjauhi makan dan minum, juga suami istri diminta untuk menjauhi hubungan badan selama menjalankan puasa. Ketiga hal tersebut, yaitu makan, minum dan hubungan seksual, tak lain merupakan kenikmatan-kenikmatan duniawi yang paling banyak dicari dan dikejar oleh manusia.
Kedua, Kenikmatan Kesehatan. Menurut ilmu kedokteran dari beberapa hasil penelitian, ditemukan sejumlah manfaat menjalankan puasa untuk kesehatan, di antaranya dapat membuang racun-racun dalam tubuh melalui proses detoksifikasi ketika seseorang berpuasa, dengan berpuasa dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dimana fungsi dari sel-sel getah bening akan membaik 10 kali lipat, dan bagi penderita sakit maag dapat sembuh dan terbebas dari keluhan yang dirasakannya. Rasulullah Nabi Muhammad SAW pernah bersabda. “Berpuasalah, maka engkau akan sehat (HR. Thabrani)”.
Ketiga, Kenikmatan Berbuka Puasa. Dengan berbuka puasa umat akan mendapatkan nikmat yang telah Allah berikan kepadanya. kembali dihalalkan Allah untuknya, berupa makanan, minuman dan persetubuhan, mengingat hal-hal tersebut sebelumnya diharamkan bagi orang puasa.
Keempat, Nikmat dihapuskannya Dosa. “Siapa (orang) yang berpuasa bulan Ramadan karena percaya dan benar-benar mengharap pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni oleh Allah SWT.” (Imam Bukhari dan Imam Muslim).
Kelima, Nikmat Masuk Surganya Allah. “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut.”(HR Bukhari dan Muslim).
Lantas bagaimana cara mendapatkannya? Ustadz Fathurrahman mengatakan, caranya dengan menjalankan apa yang diperintahkan dan menjauhi segala larangan-Nya.
"Sebisa mungkin kita gunakan anggota tubuh kita dalam kebaikan, digerakkan sesuai tujuan diciptakannya. Tentunya ini semua ada ilmunya kan. Makanya mempelajari ilmu agama itu penting. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.” tutupnya. (boy)

