Lewati ke konten utama

58 Tahun Kembalinya Papua ke NKRI, Janji Soekarno Untuk Menyatukan Wilayah dari Sabang Hingga Merauke

RedaksiPenulis
03.53 WIT6 menit baca6 dibaca
Foto : Dok.Setneg TRIKORA- Presiden Soekarno diapit Menteri Keamanan Nasional Jenderal, A.H. Nasution (kiri) dan Komando Mandala Pembebasan Irian Barat, Brigjen Soeharto.
Foto : Dok.Setneg TRIKORA- Presiden Soekarno diapit Menteri Keamanan Nasional Jenderal, A.H. Nasution (kiri) dan Komando Mandala Pembebasan Irian Barat, Brigjen Soeharto.Foto / Opini
Bagikan berita ini
Aa

Pepera kemudian berlangsung pada tanggal 14 Juli 1969 di Merauke dan berakhir pada tanggal 4 Agustus 1969 di Jayapura.

Hasilnya saat itu Irian Barat tetap jadi bagian dari Indonesia.

Pemerintah Indonesia pun melaporkan hasil Pepera pada Sidang Umum Ke-24 PBB dan seluruh hasilnya diterima dalam sidang umum PBB pada tanggal 19 November 1969.

Setelah rangkaian peristiwa itu, pemerintah Indonesia kemudian menetapkan 1 Mei 1963 sebagai Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat guna mengingat kembali pengorbanan para patriot yang gugur serta untuk meneguhkan sikap bahwa Papua dan Papua Barat akan selalu tergabung dalam wilayah NKRI. ***

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.