Lewati ke konten utama

Diduga Sopir Maxim Meninggal Dunia Tanpa Identitas, Manajemen RSUD Mimika Minta Bantuan Warga Cari Keluarganya

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
22.17 WIT2 menit baca624 dibaca
Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai sopir transportasi online Maxim dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Mimika.
Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai sopir transportasi online Maxim dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Mimika.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai sopir transportasi online Maxim dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Mimika.

Hingga Rabu (15/7) malam, identitas lengkap maupun pihak keluarga korban belum diketahui sehingga manajemen RSUD Mimika meminta bantuan masyarakat untuk membantu menemukan kerabat almarhum.

Informasi yang beredar melalui unggahan di media sosial menyebutkan pria itu biasa dipanggil Glen dan sehari-hari mengemudikan mobil Maxim di wilayah Timika.

Saat ini, jenazah almarhum masih berada di ruang jenazah RSUD Mimika sambil menunggu keluarga yang dapat dihubungi untuk proses penanganan lebih lanjut.

Dalam unggahan tersebut, masyarakat yang mengenal sosok Glen atau mengetahui alamat serta keberadaan keluarganya diminta segera menyampaikan informasi kepada pihak RSUD Mimika maupun pihak yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut.

"Mohon izin, siapa tahu ada yang mengenal orang yang ada di foto ini, bisa menginformasikan keberadaan keluarganya. Beliau telah meninggal dunia dan saat ini berada di RSUD Mimika. Namanya biasa dipanggil Glen, menurut informasi sehari-hari membawa mobil Maxim," demikian bunyi informasi yang beredar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas lengkap, penyebab meninggal dunia, maupun asal daerah almarhum.

Karena itu, informasi yang beredar masih terbatas pada nama panggilan dan profesi yang dikenal oleh masyarakat.

Peristiwa ini mengundang simpati warga Timika. Banyak warganet turut membagikan informasi tersebut dengan harapan keluarga almarhum segera ditemukan sehingga proses pemulasaraan dan pemakaman dapat dilakukan sesuai prosedur.

Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas atau keluarga almarhum agar segera melapor sehingga hak-hak almarhum dapat dipenuhi dan keluarga dapat segera menerima kabar duka. (mas)