Merauke, fajarpapua.com – Seorang pria ditemukan tergeletak dengan tubuh berlumuran darah di area belakang Monumen Kapsul Waktu, kompleks Pasar Baru Mopah, Merauke sekitar pukul 06.00 WIT, Selasa (4/5).
Pria tersebut diketahui bernama Petrus Kaimu. Korban diduga mendapat penganiayaan oleh oknum tak dikenal.
Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji M.Hum melalui Kasat Reskrim Agus F Pombos, S.IK menerangkan bahwa sekitar pukul 06.00 WIT, anggota Sat Reskrim Polres Merauke yang sedang melaksanakan piket mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya kejadian penganiayaan itu.
Seorang Warga Timika Ditemukan Berlumuran Darah(Opens in a new browser tab)
Mendengar informasi, piket Reskrim bersama SPKT dan Sat Intelkam segera mendatangi TKP guna menyelidiki kasus itu. Di TKP anggota Polres mendapati korban tergeletak dengan posisi menghadap ke langit berlumuran darah di sekujur tubuh. “Pelaku masih kita selidiki,” ujar Kasat Reskrim.
Keterangan salah seorang warga (saksi), Imanuel menyebutkan bahwa sebelumnya dia melihat ada kejar-kejaran dari arah Pasar Sore (lapak pasar ikan) hingga ke belakang rumahnya.
“Tak lama kemudian saya keluar dari dalam rumah dan melihat korban sudah tergeletak di belakang rumah,” tutur Imanuel di hadapan petugas.
Melihat kondisi korban sudah berlumuran darah, anggota Polres Merauke langsung membawa korban ke UGD RSUD Merauke untuk dirawat. Hasil pemeriksaan, korban mengalami luka di pergelangan tangan kiri, siku tangan kanan, kaki kiri dan betis sebelah kanan. (hrs)

