Sholat Ied di Kuala Kencana: Hikmah Ramadhan Jangan Dilupakan, YMM Salurkan Zakat Untuk 2.349 Yatim Piatu dan Dhuafa

by -
IMG 20210514 WA0010
Foto: Istimewa SCAN- Para Jemaah yang hendak mengikuti Sholat Ied di Masjid Baiturrahim Kuala Kencana harus melakukan scan QR Code.

Kuala Kencana, fajarpapua.com- Tahun ini untuk kedua kalinya Hari Raya Idul Fitri dirayakan umat Islam ditengah pandemi Covid-19.

Terkait hal itu di lingkungan perusahaan PT Freeport Indonesia (PTFI) penerapan protokol kesehatan (Prokes) menjadi persyaratan yang wajib dipatuhi oleh seluruh karyawan baik dalam dunia kerja, beribadah, berinteraksi dengan sesama dan dalam kehidupan pribadi. Hal ini semata untuk membatasi penularan dan penyebaran virus Covid-19.

Penerapan protokol kesehatan secara ketat juga diterapkan Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) PTFI dataran rendah saat pelaksanaan Sholat Ied Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah di Masjid Baiturrahim Kuala Kencana, Kamis (13/5) kemarin.

Shalat Ied Idul Fitri di Kuala Kencana dihadiri sekira 300 warga muslim dari karyawan dan keluarga yang tinggal di area Kuala Kencana.

Tahun ini pelaksanaan shalat ied di masjid Baiturrahim Kuala Kencana dilakukan secara terbatas, jamaah dari luar Kuala Kencana tidak diperkenankan untuk ikut.

Sosialisasi pembatasan ini sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya melalui surat pemberitahuan kepada pemerintah daerah dan secara internal melalui inter office memo.

Shalat ied dilingkup PTFI area dataran rendah dilaksanakan di empat tempat yaitu di Masjid Baiturrahim Kuala Kencana, Masjid Annimah Mile 38, Masjid Al-Istiqamah Basecamp, dan Masjid Al-Iklas Portsite.

Ketua YMM PTFI dataran rendah, Muhamad Isnadi menjelaskan bahwa bagi jamaah yang ingin mengikuti shalat ied diharuskan mengisi aplikasi pendataan yang dapat diunduh melalui perangkat telepon genggam (handphone) masing masing.

Setelah melakukan pendaftaran dan mengisi data sesuai yang disyaratkan, jamaah akan mendapatkan QR Code.

Sebelum masuk area masjid, jamaah harus discan QR Codenya oleh panita, pengukuran suhu tubuh, wajib memakai masker dan menempati tempat shalat sesuai nomor yang sudah dibagikan saat scan QR Code.

Jarak antar jemaah saat melaksanakan shalat pun diatur minimal satu setengah meter. Dan ketika shalat Ied sudah selesai jamaah dilarang untuk saling berjabat tangan.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah dan membatasi penularan virus Covid-19.

Pada kesempatan tersebut Muhamad Isnadi juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan yang telah memberikan ijin melaksanakan ibadah shalat ied Idul Fitri.

Isnadi juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah. Hasil pengumpulan zakat fitrah disalurkan bagi 2.349 anak anak yatim piatu dan dhuafa di Kabupaten Mimika pada Minggu 9 Mei 2021.

“Kami (YMM-red) mendistribusikan zakat fidyah dan fitrah di wilayah Timika dan sekitarnya totalnya sebanyak Rp 219 juta. Penyaluran zakat fitrah untuk luar Papua sebesar Rp 53 juta,” jelas Isnadi.

Shalat Ied di Kuala Kencana dipimpin oleh KH. Khairul Muttaqin LC Al Hafiszh selaku imam dan khatib. Dalam ceramahnya Khairul Muttaqin berpesan supaya seluruh jamaah melakukan instropeksi diri sehingga hikmah ramadhan yang telah dilewati tidak begitu saja dilupakan.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250