Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Kian Terdesak di Ilaga, Teroris KKB Berupaya Keluar, Ini Perkiraan Daerah Tujuan, Waspada !!!

Pimpinan KKB, Lekagak Telenggen yang Dikenal Brutal.
Pimpinan KKB, Lekagak Telenggen yang Dikenal Brutal.Foto / PAPUA
Redaksi2 menit baca5 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com - Banyaknya aparat keamanan yang melakukan pengejaran membuat teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen kian terdesak.

Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri mengatakan, KKB berupaya keluar dari Ilaga akibat terdesak dengan kegiatan penegakan hukum yang dilakukan Satgas Nemangkawi.

 "Ada dugaan karena terdesak, KKB berupaya keluar dari daerah itu," kata Irjen Pol. Fakhiri di Jayapura, Senin.

Namun, ke daerah mana, pihaknya belum bisa memastikan mengingat mereka bisa ke mana saja.

 Menurut Kapolda, yang terdekat dan relatif gampang dijangkau ke Kuyawage atau Balingga, Kabupaten Lanny Jaya. Kelompok itu juga bisa ke Kabupaten Puncak Jaya yang jaraknya relatif lebih dekat.

KKB Kian Terdesak, Markas Egianus Kogoya di Nduga Dikuasai TNI/Polri, Tuding Hanya Gertak Sambal(Opens in a new browser tab)

 Dijelaskan pula bahwa kelompok Lekagak Telenggen merupakan "tamu" di Ilaga karena yang "punya wilayah" adalah Militer Murib, sedangkan wilayah Kabupaten Lanny Jaya adalah kelompok Puron Wenda.

 Kemungkinan kecil, lanjut Kapolda, kelompok Lekagak ke Intan Jaya karena mereka tahu aparat keamanan cukup banyak.

 Kapolda sudah meminta jajaran Polri di berbagai wilayah di kawasan pegunungan senantiasa siaga dan waspada.

 "KKB bisa ke mana saja mengingat mereka lebih memahami kondisi alam sehingga aparat keamanan harus siaga dan waspada," kata Kapolda Papua.

Kapolres Mimika: Sebagian Besar KKB Sudah Tinggalkan Wilayah Tembagapura(Opens in a new browser tab)

Ia memperkirakan KKB saat ini berada di sekitar Ilaga. Mereka memiliki sekitar 70 senjata api yang diduga hasil merampas dari TNI/Polri.

 Oleh karena itu, pihaknya senantiasa mengingatkan personel untuk selalu waspada dan bertindak sesuai dengan SOP, terarah dan terukur, guna menghindari jatuhnya korban yang berujung pada perampasan senpi dan amunisi.(ant)