Timika, fajarpapua.com - Meskipun Kepala Pemerintahan Daerah Kabupaten Mimika telah mengambil kebijakan melantik para ketua RT menggunakan SK Bupati sejak 5 bulan lalu, namun hingga kini honor mereka belum terbayar.
Anggota DPRD Mimika, Leonardus Kocu kepada fajarpapua.com, Minggu (30/5) mengatakan, beberapa bulan lalu ketua RT yang meskipun tidak melalui proses pemilihan, dilantik bupati sebagai ujuk tombak pemerintah di tingkat Rukun Tetangga/Rukun Warga. Mereka dilantik untuk masa bakti berlaku mundur 2019 – 2025.
Dikatakan, melalui anggota DPRD Mimika yang merupakan representasi dari rakyat, beberapa ketua RT menyampaikan keluhan sejak dilantik dan diberikan SK oleh Bupati sebagai kepala Daerah sampai sekarang dibiarkan terlantar atau tidak menerima honor.
Kepala Bappeda Mimika Akui Sudah Terlambat 4 Bulan(Opens in a new browser tab)
"Padahal ASN setiap bulan terima gaji, pada hari raya ASN terima THR, lalu bulan Juni/Juli nanti mereka terima gaji 13. Hanya para ketua RT nasibnya tidak jelas," ungkap Leo.
Kata dia, saat masa krisis seperti sekarang ini, para ketua RT berharap Pemerindah Daerah Mimika juga memperhatikan kesejahteraan mereka berupa pembayaran honor.
Leo menyebutkan, sebelumnya honor para ketua RT Rp 600.000/bulan. Diharapkan setelah dilantik menggunakan SK Bupati, dengan mempertimbangkan APBD Daerah yang cukup besar, diharapkan honor RT bisa dinaikan menjadi Rp 800.000 atau Rp 1.000.000 perbulan.
"Beberapa ketua RT menyampaikan bahwa mereka membaca lewat media cetak maupun online, gaji ASN sebentar lagi akan naik sekian persen. Mereka minta kepala daerah untuk mempertimbangkan nilai honor RT-RT juga patut dinaikan disesuaikan dengan upah minimum Papua/upah minimum regional,” pungkasnya.
Merespon keluhan para ketua RT tersebut, Leo mengaku menggunakan hak bertanya minta penjelasan Pemerintah dalam hal ini OPD terkait.
"Kami harap OPD terkait memberikan penjelasan mengapa honor ketua-ketua RT selalu dibayar terlambat, APBD yang sudah ditetapkan semestinya tidak ada masalah dengan biaya honor RT. Kalau pembayaran honor terus terlambat, patut dipertanyakan , ada apa ? Mengapa terlambat ? Apa solusinya ke depan supaya tidak terlambat lagi?" ujar Leo.(red)

