Tak Hanya di Jalan Budi Utomo, Pedagang Pasar Sentral Ikut Sepi Dampak Sistem Satu Arah, Ojek Mengeluh

by -
IMG 20210705 WA0001
Pedagang sayuran Pasar Sentral, Ismanan, dan jualan yang sepi pembeli

Timika, fajarpapua.com – Penerapan satu arah Jl. Budi Utomo tidak hanya berdampak pada pedagang yang berdomisili di bilangan jalan tersebut. Namun pedagang pasar Sentral Timika turut merasakan sepinya pembeli.

Ismanan, salah seorang pedagang sayur yang berada di dalam kompleks pasar Sentral kepada fajarpapua.com Minggu (4/7) mengatakan selama tiga hari ini pendapatan menurun hingga 30 persen.

“Sudah berjalan tiga hari ini pak sepi, ya bisa lihat sendiri kondisinya sekarang bagaimana. Biasanya saya jam 5 sudah pulang, sekarang harus menunggu lebih lama,” ujarnya.

Dia mengaku yang dirasakannya sejak jalur satu arah diberlakukan.

“Ya, saya kira dari perubahan itu, karena orang yang di Budi Utomo kalau mau ke pasar harus putar lewat Yos Sudarso dulu, akhirnya orang malas untuk pergi ke pasar, mungkin lebih baik menunggu sayur keliling atau ke pasar Gorong-gorong,” tuturnya.

Kondisi yang sama juga dirasakan Abdul Manaf, salah satu pedagang sembako di dalam pasar.

“Haduh, belum dapat pak. Biasanya jam-jam begini orang ramai berbelanja, tapi hari ini belum ada” tukasnya

“Ya,, kita sebagai rakyat kecil ikut alurnya saja, mau diapakan tetap pemerintah pasti berbuat lebih baik, kita lihat saja kedepannya,” lanjutnya.

Disisi lain dampaknya juga menimpa Revi Surya, salah satu tukang ojek yang harus rela menguras lebih banyak bensinnya untuk mengantar penumpangnya dengan berputar lebih jauh.

“Mau tidak mau harus dijalani, kita juga tidak berani naikkan tarif seenaknya tapi kalau yang mengerti biasanya dikasih lebih,” ujarnya.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250