Wakil Bupati Mimika Sambut Pesawat Garuda di Bandara Baru, Perjuangan yang Sangat Luar Biasa Sejak 2006

by -
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, foto bersama pilot dan crew Pesawat Garuda.
Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, foto bersama pilot dan crew Pesawat Garuda.

Timika, fajarpapua.com – Pesawat Garuda dengan Nomor Seri Penerbangan GA 654 dari Jakarta, landing perdana di Terminal Baru Bandara Mozes Kilangin Timika, sekitar pukul 10.45 WIT, Selasa (14/9).

Kedatangan pesawat yang mengangkut penumpang dan crew itu disambut Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob serta seluruh stakeholder yang hadir.

Anggota Komisi 1 DPR RI, Yan P. Mandenas yang ikut dalam penerbangan kepada wartawan menyatakan apresiasi atas pembangunan Bandara Baru Mozes Kilangin.

“Semoga dengan diresmikannya bandara ini membuat pembangunan semakin berkembang dan juga dapat digunakan oleh maskapai Garuda serta maskapai lain. Selamat dan sukses untuk Pemda Mimika, Kementerian Perhubungan, dan juga para stakeholder yang ada,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengemukakan, pembangunan Bandara Baru Mozes Kilangin melalui perjuangan yang luar biasa sejak tahun 2006 silam.

“Mulai dari pelepasan tanah, pembuatan MoU dengan PT. Freeport, kami melewati berbagai tahapan perjuangan yang sangat luar biasa. Tadinya ditolak luar biasa oleh Kementerian Perhubungan, tapi saya paksakan harus dilaksanakan akhirnya terminal ini jadi,” ujar Wabup JR.

Dia berharap dengan adanya terminal tersebut dapat menambah operator penerbangan di Mimika.

“Kita berharap dengan adanya terminal baru ini semakin banyak operator yang masuk Timika dan bisa menambah rute ke daerah-daerah lain,” harapnya.

Sedangkan General Manager PT. Garuda Indonesia, I Nyoman Teguh Agus B, mengatakan pihaknya sangat setuju dengan adanya pemindahan operasional ke bandara baru, apalagi saat ini dekat event PON XX.

“Jadi kesempatan yang bagus untuk kita mempromosikan bahwa kita memiliki sesuatu yang lebih yakni Terminal Baru,” ujarnya.

Meski belum sepenuhnya beroperasi, namun pihaknya percaya dalam penggunaan bandara itu memenuhi aspek pelayanan standar.

“Memang kalau kita lihat dari sisi standar belum memadai, mungkin 75 persen. Karena harusnya ada lantai 2 untuk boarding tapi harus jadi satu dengan Perintis. Mudah-mudahan akhir tahun ini, November sudah bisa pakai full fasilitas,” harapnya. (feb)

INFO IKLAN 0812-3406-8145
PESPARAWI XIII 2021 TANAH PAPUA | PAPUA BARAT JUGA IKUT SERTA DALAM PENYELENGGARAAN PESPARAWI XIII