Realisasi APBDP 2021 Tersisa 2 Bulan, DPRD Mimika Ingatkan Timika Jadi “Kota Mati” Pasca Tambang

by -
Rapat paripurna pendapat akhir APBD P Kabupaten Mimika TA 2021.
Rapat paripurna pendapat akhir APBD P Kabupaten Mimika TA 2021.

Timika, fajarpapua.com – DPRD Mimika, Sabtu (9/10), baru saja menetapkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp 4, 4 triliun. Dalam dokumen APBD Induk 2021 ditetapkan sebesar Rp 3,6 triliun.

Untuk itu Bupati Mimika diminta mendorong kinerja OPD-OPD terkait sehingga mampu menerapkan anggaran tersebut hingga akhir tahun yang tersisa 2 bulan lagi.

Anggota DPRD Mimika dari Partai Gerindra Drs Tanzil Azhari kepada wartawan, Senin (11/10) mengatakan Pemkab dan OPD harus mengubah pola pikir dengan berpihak pada masyarakat.

Kata dia, pembangunan infrastruktur misalnya dengan melibatkan sumber daya lokal termasuk tenaga kerja lokal yang ada di Kabupaten Mimika.

Tamzil menegaskan, penetapan anggaran diawal Oktober 2021 dan tahun anggaran tersisa dua bulan lagi. Kaitan dengan itu kinerja OPD diuji apakah mampu menjalankan program tersebut dalam waktu dua bulan atau tidak.

“Pimpinan daerah harus mendorong OPD bergerak cepat menjalankan program, mendorong percepatan peningkatan perekonomian disektor UMKM, koperasi dan usaha produktif lainnya sebagai prioritas pembangunan kegiatan ekonomi agar dapat mengurangi angka kemiskinan dan ketergantungan pada pemerintah,” ujarnya.

Dia mengingatkan, usaha tambang PTFI dalam kurun waktu tidak lama lagi akan berakhir. Untuk itu Pemkab Mimika dan masyarakat harus bersiap diri dan mulai sekarang melirik sektor lain yang bisa menopang PAD untuk Mimika.

BACA JUGA:  Awas!! Barang Kadaluwarsa Beredar di Akhir Tahun, OPD Teknis di Mimika Diminta Lakukan "Sweeping"

“Kalau tidak siap tinggal tunggu saja daerah ini jadi kota mati. Mulai sekarang Pemkab membuat perencanaan baru jika PTFI sudah tida ada maka gantinya apa, apakah mau garap sektor kelautan, sektor pertanian atau perkebunan,” jelas dia.

Saat ini berhadapan dengan pandemi covid 19, jelas Tanzil, ekonomi belum tumbuh baik. Indonesia masih menghadapi resesi ekonomi berkepanjangan.

“Tugas pemerintah bersama rakyat pulihkan ekonomi, peluang investasi dibuka lebar, kantong-kantong ekonomi di masyarakat harus didukung bila perlu ada lunsum kepada masyarakat yang punya semangat bangkit dari keterpurukan ini,” harapnya.

Berkaitan dengan pelaksanan PON Tanzil atas naman Partai Gerindra memberikan apresiasi kepada Pemkab, Panpel, penyelenggara pertandingan, relawan, para sopir bus, truk sampah yang membantu menyukseskan jalannya PON.

“Terima kasih juga kepada TNI/Polri yang sudah mendarmabaktikan dirinya dalam tugas pengabdian di atas Bumi Amungsa Tanah Kamoro ini dalam memberi rasa aman selama pelaksanaan PON dan juga bagi masyarakat di tanah ini,” paparnya. (mar)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.