Di Timika, Seorang Pria Baju Kuning Rambut Pirang Tumpangi Motor Trail “Kepergok” Jambret Siswi SMP

by -
Siswi SMPN 8 yang jadi korban aksi penjambretan.
Siswi SMPN 8 yang jadi korban aksi penjambretan.

Timika, fajarpapua.com – Seorang siswi SMP Negeri 8 Mimika berinisial N dijambret pria tak dikenal di Jalan Hasanuddin lorong arena lama, Senin (8/11) sekitar pukul 06.30 WIT.

Saksi Yosep Temorubun SH yang berada di lokasi kejadian kepada fajarpapua.com mengatakan, saat kejadian kebetulan dirinya berada di depan rumah mendengar teriakan korban.

“Saya dengar ada suara minta tolong, saya kira itu suami istri yang sedang bertengkar sehingga saya agak lambat respon,” katanya.

banner 300250

Karena penasaran, Yosep memberanikan diri mengecek asal suara teriakan itu. Benar saja, terlihat seorang pria menggunakan baju kuning rambut pirang menarik tas seorang siswi lengkap berpakaian seragam sekolah.

“Saya lihat laki-laki itu pakai baju kuning rambut pirang agak sedikit keriting sementara menarik-narik tas korban yang mana dia menarik tas tapi korban mempertahankan tasnya,” ujar Yosep.

Bahkan Yosep menyaksikan korban sempat dipukul pelaku sampai 4 kali pukulan.

Yosep dengan berani mengambil batu hendak melempar pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri. Ia sempat mengejar sambil berteriak pencuri.

“Waktu itu saya ambil batu saya lempar tetapi pelaku lari, saya kejar dan saya berteriak pencuri, pencuri,” tuturnya.

Tak disangka, dibelakang Yosep dengan jarak sekitar 6 meter ada seorang pria mengendarai motor trail memberikan tumpangan ke pelaku, dan pelaku berhasil kabur.

“Temannya naik motor trail jaket warna abu-abu helm putih sedang menunggu temannya dan akhirnya temannya naik dan kabur menuju ke arah Hasanuddin,” bebernya.

Selanjutnya Yosep mengantar korban ke Polres Mimika untuk membuat laporan polisi (LP), kemudian korban dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum.

“Saya dapat informasi tadi anak itu sudah memberikan keterangan di PPA Polres 32,” ungkapnya.

Yosep menyarankan kepada seluruh orang tua di Timika agar berhati-hati dan memonitor anaknya yang hendak berangkat sekolah. Jangan sampai anak berjalan sendirian membawa handphone.

“Karena pencuri ini sering memantau anak yang jalan sendirian menggunakan handphone. Biasanya mereka dengan teman memantau, sehingga perlu hati-hati,” himbaunya.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar Fajar Rahadian dikonfirmasi fajarpapua.com mengatakan menjelang akhir tahun kasus pencurian dan kekerasan (curas) terutama pencurian motor (curanmor) marak di Timika.

“Kasus ini di Polres Mimika yang tangani, kami dari kepolisian meningkatkan terus patroli dan siap menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat. Yang jelas untuk perkara yang banyak terjadi sepanjang 2021 ada berbagai kasus, curanmor kurang lebih 40-an kami fokus untuk pengungkapan kerjasama dengan Polres,” katanya.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar saat dikonfirmasi fajarpapua.com belum bisa dihubungi.(rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.