Cabut Ijin Usaha, Tangkap Penyelundup dan Penimbun BBM di Timika, Polisi Diminta Turun Tangan

by -
Yosep Temorubun, SH
Yosep Temorubun, SH

Timika, fajarpapua.com – Warga Mimika meminta jajaran kepolisian turun tangan mengusut dugaan penimbunan yang berbuntut permainan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah serta penyelundupan BBM jenis solar di Timika.

Aktivis hukum, Yosep Temorubun SH kepada fajarpapua.com, Sabtu (4/12) mengemukakan, menjelang libur natal dan tahun baru, ada dugaan oknum-oknum tertentu bermain di air keruh dengan menaikan harga minyak tanah yang begitu fantastis.

“Kami minta polisi dan Disperindag Mimika mengambil langkah melakukan investigasi terhadap penjual minyak tanah yang sangat membebani masyarakat. Kita juga berharap ada rapat dengar pendapat dengan DPRD Mimika bersama instansi terkait,” ungkapnya.

Dia juga meminta ada penindakan terhadap oknum-oknum yang memanfaat kelangkaan minyak tanah dengan menjual hingga Rp 100 ribu perlima liter.

BACA JUGA:  Kabar Gembira Bagi Warga Timika, Polres Mimika Bakal Lelang 1,7 Ton Minyak Tanah, Berminat ??

“Seharusnya dinas terkait menjelang libur natal dan tahun baru sudah melakukan pencegahan dan menimanilisir terjadi dampak kelangkaan minyak tanah. Tapi yang saya lihat kepala Dinas Perundustrian jika sudah terjadi kegaduhan di publik barulah mengambil langkah, nah ini namanya cara kerja santai,” paparnya.

Yosep juga meminta polisi mengusut penyelundupan minyak tanah dan solar kepada pihak ketiga untuk dikirim ke wilayah kabupaten tetangga.

“Kalau kedapatan walaupun pelakunya aparat harus ditangkap dan dihukum, untuk pengusaha dikasih tambahan hukuman dengan mencabut ijin usaha,” harapnya.(red)

A valid URL was not provided.