BERITA UTAMAMIMIKA

Warga Suku Kamoro Gelar Pesta Adat Arapao di Kampung Nayaro, Ketua Lemasko: Proses Pendewasaan dan Kemandirian

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
21
×

Warga Suku Kamoro Gelar Pesta Adat Arapao di Kampung Nayaro, Ketua Lemasko: Proses Pendewasaan dan Kemandirian

Share this article
IMG 20220909 WA0044
Foto: Eddy Ketua Lemasko, Gerry Okoare, SR saat foto bersama tamu undangan usai pembukaan pesta adat Arapao di Kampung Nayaro.

Timika, fajarpapua.com – Warga Suku Kamoro yang diprakarsai oleh Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) menggelar pesta adat Arapao atau Karapao.

Ads

Pesta adat Arapao yang dijadikan sebagai ajang proses pendewasaan para anak dan pemuda Suku Kamoro itu digelar di Kampung Nayaro, Distrik Mimika Baru, sejak Jumat (9/9).

Ketua Lemasko, Gregorius Okoare, dalam sambutanya menyampaikan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang ikut hadiri dalam menyaksikan juga memeriahkan pesta ada Suku Nawaripi (Koprapoka, Nawaripi dan Nayaro) itu.

“Inilah moment dimana leluhur kami mempergunakan hajatan ini sebagai pesta pendewasaan pada anak remaja laki-laki menuju kemandirian, sejak dahulu kala dan eksis sampai hari ini,” ujar Gerry.

Menurutnya selain pembukaan, dalam pesta adat Arapao yang akan berlangsung selama beberapa hari kedepan Masyarakat Adat Suku Nawaripi telah mempersiapkan sejumlah rangkaian acara dalam pelaksanaan acara.

Secara teknis, ujar pemilik PT. Putra Otomona Jaya Timika itu, acara diawali dengan pelepasan anak remaja menuju kemandirian akan diikuti oleh seluruh anak di Kampung Nayaro.

“Kemandirian yang dimaksud dalam ritual Arapao ini ialah membiasakan anak mulai berpikir ke arah dewasa secara adat dan budaya, juga dalam kelangsungan hidup anak itu sendiri baik di bangku pendidikan, maupun di dalam lingkungan keluarga dan masyarakat luas di Timika,” jelas Gerry.

Acara pembukaan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIT ditutup dengan Tari Seka Masal oleh masyarakat adat Suku Nawaripi bersama seluruh tamu undangan dan juga peserta Arapao.

Terlihat semua tamu undangan dan masyarakat ikut bersuka cita dalam alunan musik tradisional menggunakan Tifa dan gitar serta diringi lagu bahasa Kamoro suku Nawaripi.(edy).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *