BERITA UTAMAMIMIKA

Plt Bupati Mimika Resmi Buka Seleksi SKD dan SKB Bagi 538 Honorer, Berharap Jika Lulus Jadi ASN yang Jujur

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
9
×

Plt Bupati Mimika Resmi Buka Seleksi SKD dan SKB Bagi 538 Honorer, Berharap Jika Lulus Jadi ASN yang Jujur

Share this article
IMG 20221205 WA0037
Plt Bupati Mimika , Johanes Rettob memukul tifa membuka seleksi SKD dan SKB di Kabupaten Mimika, Senin (5/12/2022)

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Timika, fajarpapua.com – Sebanyak 538 honorer lingkungan Pemerintah Daerah Mimika mengikuti Seleksi Kompetisi Dasar(SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) selama dua hari Senin (5/12/2022)- Selasa (6/12/2022) di SMP Negeri 2 Timika.

Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob, dalam sambutannya saat membuka Seleksi Kompetisi Dasar dan Kompetensi Bidang Formasi Tahun 2021 Eks Tenaga Honorer Kategori 2 dan tenaga kontrak masa kerja lebih dari l 5 Tahun menggunakan Computer Assisted Test (CAT) berpesan agar para peserta dapat mengikuti seleksi ini dengan baik.

“Gunakan kesempatan ini dengan baik, jangan kamu pikir ini hanya formalitas. Tidak ada formalitas, kalau tidak lulus tidak lulus,” kata Plt Bupati.

JR mengatakan kegiatan seleksi yang dilaksanakan selama dua hari tersebut harus diikuti dengan baik.

“Memang benar bahwa di dalam verifikasi yang terakhir ini dari 600 tinggal 538 masih saja ada yang kurang puas.Tetapi pemerintah terus berusaha bagaimana caranya sehingga kita akan membuat semua non ASN ini terakomodir,” kata Plt Bupati.

Bagi honorer yang belum bisa ikut pada seleksi kali ini dia berharap agar tetap sabar.

“Namanya belum ada disini, masih ada kesempatan ke depan. Saat ini kelompoknya 538, besok ada kesempatan lagi, tenang saja,” kata Bupati JR.

Dia berpesan agar honorer yang mengikuti seleksi dan apabila nantinya dinyatakan lulus dan diangkat menjadi CPNS maka tetap menjadi ASN yang jujur dan berintegritas.

“ASN itu harus punya moral yang baik dan berintegritas. Kalau kita mau jadi pegawai negeri namun masuk dengan cara cara yang tidak benar itu sudah tidak bagus jadi pegawai negeri,” kata John Retob.(sel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *