BERITA UTAMAPAPUA

90 Persen Ganja yang Beredar di Papua Berasal dari PNG, Selama Tahun 2022 Tangani 357 Kasus

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
6
×

90 Persen Ganja yang Beredar di Papua Berasal dari PNG, Selama Tahun 2022 Tangani 357 Kasus

Share this article
7736643c c3b1 4e14 ac21 7edfd6701cb7
Pengungkapan ladang ganja di perbatasan RI-PNG oleh Satgas Pamtas TNI.Foto: Dok.

Jayapura, fajarpapua.com – Direktur Reskrim Narkoba Polda Papua Kombes Alfian Tanjung mengaku 90 persen ganja yang beredar di Papua berasal dari Papua Nugini.

“Banyak jalan setapak disepanjang perbatasan RI-PNG dan jalur laut,” kata Kombes Alfian.

Ads

Dijelaskan, ganja asal PNG itu dijual-belikan dengan cara barter dengan alat-alat seperti laptop, handphone atau motor.

Setelah berada ditangan pengedar kemudian dikemas dengan berbagai ukuran yang kemudian dijual diberbagai kota tidak saja di Papua namun hingga ke Papua Barat.

Ganja-ganja itu lanjutnya dikirim menggunakan kurir atau dibawa langsung oleh pengedarnya menggunakan kapal.

“Kami terus berupaya mengungkap dan memutus rantai peredarannya agar tidak sampai beredar di masyarakat, ” aku Alfian.

Menurutnya, pihaknya juga senantiasa melakukan penyuluhan ke berbagai kelompok masyarakat termasuk pelajar tentang bahaya narkotika termasuk di dalamnya ganja.

Dengan bantuan semua pihak diharapkan generasi muda Papua tidak terjerumus dan menjadi pengguna narkoba, harap Kombes Alfian.

Ditambahkan, selama Tahun 2022 tercatat 357 kasus yang ditangani dan yang diselesaikan sebanyak 306 kasus.

Kasus terbanyak ditangani Ditres Narkoba Polda Papua sebanyak 77 kasus yang selesai 74 kasus menyusul Polresta Jayapura 75 kasus dan kasus yang diselesaikan 54 kasus.

Selain itu tercatat empat Polres di jajaran Polda Papua yang tidak menangani kasus Narkoba yaitu Polres Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah dan Polres Deiyai. (an)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *