BERITA UTAMAMIMIKA

Ketua MUI Mimika Beri Pesan di Bulan Rajab Untuk Umat Islam Mimika

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
12
×

Ketua MUI Mimika Beri Pesan di Bulan Rajab Untuk Umat Islam Mimika

Share this article
IMG 20230208 WA0036
Ketua MUI Mimika, H. Muhammad Amin

Timika, fajarpapua.com – Bulan Rajab adalah salah satu bulan yang diagungkan oleh Allah SWT. Berdasarkan kalender Islam 1444 H, bulan Rajab tahun ini jatuh pada Senin, 23 Januari 2023 lalu dan diperkirakan hingga 21 Februari 2023.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mimika H. Muhammad Amin mengatakan di bulan Rajab ini ada tiga hal penting yakni dengan memperbanyak sedekah, menjaga silaturahmi dan juga memperbanyak puasa puasa sunnah.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Yang artinya ya Allah berkahi kami di bulan Rajab di bulan Sya’ban serta pertemukan kami di Bulan Ramadhan

Bulan Rajab adalah bulan yang terletak antara Jumadil Akhir dan Sya’ban. Tanggal 1 Rajab 1444 H tahun ini  bertepatan dengan hari Senin, 23 Januari 2023 lalu.

“Selanjutnya kita berharap, Momentum Rajab, 27 Rajab ini nantinya dimana ada hal yang sangat fundamental dalam agama Islam yaitu peristiwa dimana umat islam diperintahkan mengerjakan shalat lima waktu yaitu 27 Rajab yang sebentar lagi masuk di bulan Ramadhan,” ujarnya di Timika, Rabu (8/2).

“Itu sangat penting bagaimana umat Islam bisa disiplin, seperti disiplin kita mengerjakan sholat, hal penting dari bulan Rajab ini bukan hanya ceremonialnya saja tapi bagaimana ada tuntutan zaman bagi kita untuk selalu memperbaiki diri, introspeksi diri agar bagaimana kita umat Islam menata kehidupan yang lebih baik dan meninggalkan hal-hal yang tidak baik,” lanjutnya.

Menurut dia, mindset sebagai umat Islam kedepan dalam rangka memperbaiki Sumber Daya Manusia dengan loncatan loncatan berpikir.

“Dan bagi umat Islam tentu kita berharap setiap Ormas berperan aktif dalam pengembangan syiar dengan tidak menyampingkan nilai nilai toleransi yang ada di tanah Papua,” pungkasnya. (feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *