Lewati ke konten utama

Kontak Tembak di Intan Jaya, Satu Anggota TNI dan Satu Warga Sipil Tertembus Peluru

Redaksi FPPenulis
19.14 WIT2 menit baca6 dibaca
IMG 20230826 WA0048
IMG 20230826 WA0048Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Satu anggota TNI dan satu warga sipil dilaporkan terkena tembakan saat terjadi kontak tembak antara aparat gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, Jumat (1/3).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya kontak tembak tersebut.

Kabid Humas mengatakan kontak tembak terjadi pada Jumat (1/3) sekitar pukul 12.20 WIT di Kampung Mamba, Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

“Kejadian kontak tembak berjarak sekitar 130 meter dari Kantor Bupati Intan Jaya, di Kampung Mamba Distrik Sugapa,” ucap Kabid Humas, Sabtu (2/3).

Terkait dengan kronologis kejadian, Kabid Humas mengatakan sekitar pukul 10.00 WIT terdengar dua kali letusan senjata api laras panjang dari arah depan Kantor Bupati Kabupaten Intan Jaya.

“Mendengar bunyi tembakan tersebut, personel gabungan Polres Intan Jaya dan Brimob Satgas Damai Cartenz langsung meresponsnya,” ungkapnya.

Kemudian sekitar pukul 12.20 WIT terjadi kontak tembak antara KKB wilayah Intan Jaya dengan aparat gabungan TNI-Polri.

“Dari kejadian kontak tembak tersebut terdapat dua orang terkena tembakan yakni satu personel TNI Raider 330, Prada David yang terkena tembakan di bagian perut bagian samping tembus body vest depan dan satu warga masyarakat bernama Nelon Sani terkena tembakan pada lengan kiri tembus perut,” beber Kombes Benny.

Sementara itu, Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri mengatakan saat ini kedua korban telah dievakuasi ke Kabupaten Timika menggunakan helikopter milik TNI.

“Saat ini kedua korban telah dievakuasi ke Kabupaten Timika dengan menggunakan helikopter milik TNI,”tuturnya.

“Aparat gabungan TNI-Polri yang ada di Kabupaten Intan Jaya saat ini melakukan patroli secara intensif guna mengantisipasi terjadinya aksi lanjutan,” imbuhnya.(hsb)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.