Lewati ke konten utama

Lima Jam Terseret Arus Sungai Digoel Saat Berenang, Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
17.23 WIT2 menit baca73 dibaca
Tim SAR Gabungan dibantu nelayan serta keluarga korban saat melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Digoel.
Tim SAR Gabungan dibantu nelayan serta keluarga korban saat melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Digoel.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Boven Digoel, fajarpapua.com – Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian terhadap warga yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Digoel, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Korban yang diketahui bernama Emilyanus (24), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (24/6).

Berdasar informasi yang dihimpun fajarpapua.com, peristiwa tragis itu bermula sekitar pukul 09.00 WIT.

Saat itu, Emilyanus diketahui sedang berenang di Sungai Digoel.

Namun, tanpa diduga korban tiba-tiba terseret arus sungai yang cukup deras hingga hilang dari pandangan warga di sekitar lokasi kejadian.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada pihak berwenang.

Tak lama berselang, Tim Rescue Pos SAR Boven Digoel bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Boven Digoel, Polres Boven Digoel, Satpolairud, Polsek Mandobo, nelayan setempat, serta keluarga korban langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai menggunakan perahu karet.

Meski sempat diguyur hujan lokal, upaya pencarian terus dilakukan secara intensif dengan menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.

Setelah lebih dari lima jam pencarian, warga yang ikut membantu akhirnya menemukan Emilyanus pada pukul 14.35 WIT.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 840 meter dari lokasi awal saat dilaporkan terseret arus.

Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jasad korban ke darat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan di Sungai Digoel resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.(red)