Jayapura, fajarpapua.com- Bencana banjir terjadi di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/11). Sebanyak 22 rumah kepala keluarga (KK) yang ada di Distrik Yapsi terendam air setinggi 1 meter lebih.
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Jan Willem Rumere mengatakan, warga yang rumahnya terendam banjir telah dievakuasi ke rumah keluarganya masing-masing.
“Ada 22 kepala keluarga di Yapsi kita harus evakuasi karena mereka terancam banjir. Minggu kemarin terjadi banjir sehingga semua warga harus dievakuasi,” ujar Jan Willem Rumere di Kantor Bupati Jayapura, Senin (11/11/2024).
Ia mengatakan, BPBD Kabupaten Jayapura telah menurunkan tim kerja bidang kedaruratan ke lokasi banjir bersama Dinas Sosial dan Balai Sungai Papua. Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua instansi terkait untuk melakukan langkah selanjutnya dalam penanganan warga korban banjir.
“Kita sudah lakukan penanganan banjir ini dengan mengalihkan aliran air sehingga warga bisa kembali ke rumahnya,” tuturnya.
Dikatakan Jan Rumere, banjir tidak hanya terjadi di Yapsi, tetapi juga di Koya Kota Jayapura di mana ada beberapa rumah yang terendam akibat hujan lebat pada Minggu kemarin.
“Untuk Yapsi kita masih terus melakukan pendataan warga yang terkena banjir. Warga kita ungsikan ke keluarganya di Yapsi,” tuturnya.
Jan Rumere menyebutkan, dinas sosial telah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir tersebut dan BPBD masih terus melakukan pendataan warga serta membantu dinas sosial dalam penanganannya.
“Banjir di Yapsi ini terjadi sejak Sabtu (9/11) sejak hujan terus melanda daerah tersebut,” ungkapnya.
Jan Rumere berharap banjir di Yapsi segera surut sehingga warga bisa kembali ke rumahnya masing-masing untuk beraktivitas seperti biasa.(hsb).


Komentar (0)