Timika, fajarpapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia menggelar sosialisasi Program Kelompok Kerja (Pokja) Highland di wilayah perkotaan, khususnya SP2 Jalur 5, Jumat (28/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan kelembagaan program ekonomi yang didanai melalui Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia.
Kepala Divisi Ekonomi YPMAK, Oktovianus Jangkup mengatakan, evaluasi dilakukan setelah muncul perbedaan pandangan ditengah masyarakat terkait pembentukan kepengurusan Pokja yang baru.
Menurutnya, sejak proses sosialisasi dimulai, masyarakat terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menghendaki kepengurusan lama tetap melanjutkan tugas, sementara kelompok lainnya menginginkan adanya wajah baru agar program dapat dikelola oleh pengurus yang lebih aktif.
“Sejak pagi hingga siang hari kami terus memfasilitasi dialog agar kedua kelompok menemukan kesepakatan bersama. Namun setelah melalui berbagai upaya, titik temu belum juga tercapai,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, YPMAK memutuskan kepengurusan lama tetap menjalankan program hingga masa kepengurusan berakhir. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga keberlangsungan program pemberdayaan masyarakat agar tidak terhenti akibat perbedaan pendapat.
Oktovianus menjelaskan, pengurus yang masih dipercaya tersebut tetap bertanggung jawab menyelesaikan berbagai program yang telah direncanakan, termasuk kegiatan sosial seperti kerja bakti, pembersihan lingkungan dan kegiatan pemberdayaan lainnya.
Di sisi lain, hasil evaluasi YPMAK juga menemukan masih adanya keterlambatan penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ). Kondisi tersebut dipengaruhi kesibukan sebagian pengurus yang memiliki aktivitas pekerjaan lain sehingga pelaksanaan program belum berjalan maksimal.
Ia mengungkapkan, kelompok yang menginginkan perubahan berharap kepengurusan ke depan dapat diisi generasi muda atau masyarakat yang memiliki waktu lebih banyak sehingga dapat fokus mengelola seluruh kegiatan Pokja.
“Harapan mereka sebenarnya agar program ini dikelola oleh orang-orang yang benar-benar bisa memberikan perhatian penuh sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Sebagai jalan tengah, YPMAK menetapkan kepengurusan lama tetap melanjutkan program hingga periode berakhir. Pemilihan pengurus baru akan dilaksanakan pada periode berikutnya dengan melibatkan seluruh anggota kelompok.
Adapun susunan pengurus Pokja Highland SP2 Jalur 5 yang kembali dipercaya memimpin yakni Sonny Tsenawatme, Kaspar Pinimet dan Yohanes Mamungkang. (moa)









