Lewati ke konten utama

Seorang Pria Asli Papua Dieksekusi Mati oleh Anggota OPM di Yahukimo, Dituduh Mata-mata TNI-Polri

Redaksi FPPenulis
03.13 WIT1 menit baca36 dibaca
IMG-20250906-WA0065
IMG-20250906-WA0065Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo mengklaim telah mengeksekusi mati seorang pria asli Papua yang disebut sebagai mata-mata TNI-Polri di wilayah Yahukimo, Sabtu (6/9/2025).

Dalam pernyataannya, pimpinan TPNPB Kopitua Heluka menegaskan eksekusi itu dilakukan sebagai peringatan keras agar masyarakat Papua tidak terlibat sebagai mata-mata aparat militer Indonesia. “Jika terbukti bekerja sama dengan TNI-Polri, kami siap eksekusi mati,” ujarnya seusai eksekusi.

Sementara Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyatakan pihaknya konsisten melawan aparat keamanan Indonesia di Tanah Papua.

“Kami ingatkan orang Papua maupun non Papua jangan pernah terlibat kerja sama dengan militer Indonesia. Itu akan berakibat fatal. TPNPB siap bersihkan mata-mata di wilayah perang menuju revolusi total,” kata Sebby.

Ia juga menegaskan pihaknya telah menempatkan pasukan di berbagai kota maupun di sekitar wilayah operasi TNI-Polri. Menurutnya, hal ini membuat setiap aktivitas yang dicurigai sebagai kerja intelijen akan cepat diketahui dan ditindak.

“Peringatan ini terakhir. Jangan sampai ada lagi orang Papua yang terjebak dalam kerja-kerja intelijen militer Indonesia,” tambahnya.(red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.