Lewati ke konten utama

OPM Sebar Berita Hoax, TNI Tegaskan Tidak Ada Penembakan di Yalimo

Redaksi FPPenulis
21.03 WIT1 menit baca19 dibaca
IMG-20250916-WA0045
IMG-20250916-WA0045Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menyebarkan berita bohong alias hoax di media sosial dengan narasi aparat militer Indonesia melakukan penembakan brutal terhadap pelajar Papua di SMA Negeri 1 Yalimo hingga menimbulkan korban jiwa, Selasa (16/9/2025).

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan menegaskan berita yang disebar OPM adalah hoax untuk memanaskan situasi. Propaganda tersebut bertujuan mengadu domba antara TNI dengan masyarakat.

“Tidak benar berita itu, tidak benar aparat TNI melakukan penembakan, dan tidak benar melakukan pengedropan pasukan ke wilayah Yalimo,” tegas Candra.

Ia menjelaskan aparat keamanan setempat terus melakukan koordinasi, mediasi, dan komunikasi agar situasi kembali kondusif. Upaya tersebut hingga kini masih berjalan.

Kapendam juga meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan hoax yang sengaja disebar OPM demi menciptakan keresahan dan konflik di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Aparat TNI di wilayah Yalimo saat ini bertugas menjaga kondusifitas dengan mengedepankan komunikasi bersama Forkopimda, aparat lain, dan semua elemen masyarakat,” jelasnya.

“Jangan terhasut dan terprovokasi berita hoax dari OPM. Mari kita ciptakan rasa aman dan damai di Tanah Papua,” ungkap Kapendam (hsb).

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.