Lewati ke konten utama

Kelompok Tani Nawaripi Kembangkan Padi Gogo, Optimistis Wujudkan Kemandirian Pangan

RedaksiPenulis
16.47 WIT2 menit baca45 dibaca
image
imageFoto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com– Kelompok Tani Mandiri Paive di Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, terus mengembangkan budidaya padi gogo sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan masyarakat lokal.

Saat ini pengembangan padi di lahan kering tersebut memasuki tahap persiapan tanam.

Lahan telah diolah dan persemaian bibit disiapkan, sebagai bagian dari langkah sistematis meningkatkan produktivitas.

Ketua Kelompok Tani Mandiri Paive, Viktoria Mahuze, mengatakan pengembangan padi gogo menjadi harapan baru bagi masyarakat Kampung Nawaripi yang sebagian besar merupakan orang asli Papua.

“Kami ingin padi gogo ini benar-benar menjadi sumber pangan bagi masyarakat di kampung kami. Selama ini kami terus belajar bagaimana cara mengelola lahan dengan baik agar hasilnya maksimal,” ujarnya saat ditemui di lokasi lahan, Kamis (19/2).

Menurutnya, budidaya padi gogo dipilih karena sesuai dengan kondisi lahan kering yang dimiliki kelompok tani.

Dirinya yakin dengan pengolahan tanah yang tepat dan pemilihan bibit unggul, mereka optimistis hasil panen ke depan akan meningkat.

Viktoria mengakui, dalam proses pengembangan masih terdapat berbagai tantangan, mulai dari teknik pengolahan lahan hingga pengendalian hama.

Namun melalui pendampingan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), para petani semakin memahami tahapan budidaya yang benar.

Sementara itu PPL, Sisilia menjelaskan padi gogo memiliki potensi besar dikembangkan di wilayah Nawaripi karena tidak bergantung pada sistem irigasi teknis.

“Yang terpenting adalah kesiapan lahan, pengolahan tanah yang gembur, serta pengendalian gulma sejak awal. Jika tahapan ini dilakukan dengan baik, produktivitas padi gogo bisa optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendampingan akan terus dilakukan mulai dari persiapan tanam hingga masa panen guna memastikan hasil produksi sesuai harapan. (mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.