BERITA UTAMAINTERNASIONAL

Pezeshkian Sebut 14 Juta Warga Iran Siap Rela Mati Bela Negara

120
×

Pezeshkian Sebut 14 Juta Warga Iran Siap Rela Mati Bela Negara

Share this article
Pezeshkian Sebut 14 Juta Warga Iran Siap Rela Mati Bela Negara

Jakarta – Politikus Iran, Pezeshkian, mengklaim bahwa lebih dari 14 juta warga negara tersebut telah mendaftarkan diri untuk berkorban demi membela Iran. Melalui cuitan di X (sebelumnya Twitter), Pezeshkian menyatakan kebanggaannya terhadap warga yang bersedia mengorbankan nyawa demi mempertahankan negara mereka.

Dalam cuitannya, Pezeshkian menulis, “Lebih dari 14 juta warga Iran yang bangga telah mendaftar untuk mengorbankan nyawa mereka demi membela Iran.” Ia menambahkan, “Saya pun telah, sedang, dan akan tetap setia memberikan hidup saya untuk Iran.” Meskipun demikian, Pezeshkian tidak merinci apa yang dimaksud dengan pendaftaran tersebut, sementara populasi Iran sekitar 90 juta jiwa.

iklan

Pernyataan ini muncul menjelang batas waktu ultimatum Amerika Serikat (AS) yang menuntut Iran membuka jalur Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump mengancam akan meluluhlantakkan Iran dan menjadikannya “bak neraka” jika negara tersebut tidak mematuhi perintahnya. Trump menegaskan bahwa seluruh peradaban di Iran akan mati jika ultimatum tersebut tidak diindahkan, dan berjanji militer AS siap melakukan serangan besar-besaran.

Sementara itu, Iran sendiri menunjukkan keteguhan menolak tekanan tersebut. Negeri berjuluk Persia ini tidak menunjukkan tanda-tanda menyetujui ultimatum Trump dan terus mengalami peningkatan serangan, termasuk penghancuran infrastruktur vital seperti jembatan, jalan, dan pabrik petrokimia. Menurut sumber terpercaya, Iran juga menolak proposal gencatan senjata selama 45 hari yang diajukan mediator internasional, menuntut jaminan penghentian serangan dari AS dan Israel serta kompensasi atas kerusakan yang terjadi.

Ketegangan di kawasan semakin meningkat menjelang tenggat waktu yang ditetapkan pada 7 April tersebut, menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP