Rabu (8/4), warga Iran melakukan aksi bakar bendera Israel dan Amerika Serikat di jalanan Teheran untuk merayakan pengumuman gencatan senjata yang disetujui selama dua minggu. Aksi ini menunjukkan euforia dan ketegangan yang masih menyelimuti situasi setelah konflik berkepanjangan.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump kurang dari dua jam menjelang batas waktu yang diberlakukan. Trump memberi ultimatum bagi Iran agar membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, ancaman yang sebelumnya memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas.
Perang yang dimulai dari serangan Israel dan AS terhadap Iran ini telah menelan korban lebih dari 5.000 nyawa, termasuk sekitar 1.600 warga sipil Iran. Konflik yang berkepanjangan ini menimbulkan ketidakpastian dan memicu reaksi keras dari rakyat Iran terhadap intervensi internasional.
Gencatan senjata ini diharapkan dapat memberikan waktu bagi kedua pihak untuk menenangkan ketegangan dan mencari solusi diplomatik. Meski demikian, aksi bakar bendera tetap menjadi simbol kemarahan dan ketidakpuasan warga Iran terhadap intervensi asing dalam konflik mereka.













Komentar (0)