Lewati ke konten utama

Jembatan Beton Kamoro Jaya Rampung, Warga Mimika Kini Lebih Mudah Akses Rumah Sakit dan Pasar

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
08.13 WIT2 menit baca243 dibaca
Markus Awaiti bersama warga Kampung Kamoro Jaya saat berada diatas jembatan yang rampung dibangun.
Markus Awaiti bersama warga Kampung Kamoro Jaya saat berada diatas jembatan yang rampung dibangun.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Harapan baru hadir bagi masyarakat Kampung Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.

Pembangunan Jembatan Beton Kamoro Jaya yang merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

Jembatan yang selesai dibangun pada Jumat (25/7) ini menggantikan jembatan kayu lama yang telah lapuk dan dinilai tidak lagi aman digunakan.

Dengan konstruksi beton yang lebih kokoh, akses transportasi warga kini menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu mempercepat akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan, sekolah, pusat perekonomian, serta berbagai layanan publik lainnya.

Selain itu, infrastruktur ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah di Papua Tengah melalui Program Jembatan Garuda yang digagas TNI Angkatan Darat.

Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, mengatakan pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung.

"Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat. Kini warga dapat beraktivitas dengan lebih aman, termasuk saat membawa pasien menuju fasilitas kesehatan maupun mengangkut hasil kebun untuk dipasarkan," ujar Dandim.

Menurutnya, infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan dari Kampung Kamoro Jaya ke pusat-pusat perdagangan.

Dandim juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, warga Kampung Kamoro Jaya, Markus Awaiti, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

Ia mengaku masyarakat kini tidak lagi harus menempuh perjalanan memutar yang cukup jauh ketika hendak membawa pasien ke rumah sakit.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah membangun jembatan ini. Atas nama masyarakat Kamoro Jaya, kami sangat bersyukur karena akses jalan ini memudahkan masyarakat, terutama saat membawa warga yang sakit ke rumah sakit. Dulu kami harus memutar jauh," ungkap Markus. (mas)