Lewati ke konten utama

Kemenperin RI Dorong Lahir Wirausaha Baru Industri Kecil di Mimika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
08.00 WIT3 menit baca141 dibaca
Foto bersama
Foto bersamaFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin- RI ) mendorong lahirnya para pelaku wirausaha baru industri kecil menengah di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melalui kegiatan pelatihan penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru di wilayah itu.

Direktur Industri Aneka pada Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI Reny Meilany di Timika, Kabupaten Mimika, Rabu, mengatakan sektor pertambangan memiliki kontribusi yang besar dalam perekonomian Mimika sehingga pengembangan industri pengolahan di Mimika juga memiliki peluang yang besar dan terbuka luas untuk ditingkatkan.

"Hari ini kami berusaha untuk mencoba mendorong tumbuhnya wirausaha baru di Mimika, " ujarnya.

Ia mengatakan industri pengolahan ini mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar. Di berbagai daerah Industri Kecil dan Menengah (IKM) telah menjadi tonggak perekonomian di daerah tersebut.

Oleh karena itu Kemenperin RI menyadari bahwa menjadi pelaku wirausaha baru di bidang industri kecil dan menengah tentunya harus dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman tentang wirausaha tersebut.

"Kami mencoba menggandeng nara sumber, instruktur dan tenaga ahli terkait dengan masalah bagaimana Bapak dan Ibu dapat membuat satu peluang bisnis dan manajemen usaha,"ujarnya.

Melalui bimbingan teknis (Bimtek) ini juga para peserta ditumbuhkan motivasi kewirausahaannya untuk membangun keinginan menciptakan lapangan kerja baru di lingkungannya.

Ia berharap Bimtek yang dilaksanakan Rabu 2 September sampai 4 September 2026 dapat diikuti dengan optimal oleh para peserta agar mampu mendorong menjadi wirausaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, terus berkembang dan berkelanjutan.

"Peserta dapat memanfaatkan semua informasi yang disampaikan oleh instruktur, tenaga ahli dan semakin kreatif menggali peluang bisnis seperti apa yang cocok dan bisa dikembangkan oleh Bapak dan Ibu," ujarnya.

Ia menambahkan kegiatan pelatihan penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru yang dilaksanakan bekerja sama dengan beberapa pihak di antaranya Komisi VII DPR RI dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika.

Anggota Komisi VII DPR RI Arjuna Sakir menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI yang telah hadir untuk memberikan pembinaan dan keterampilan kepada masyarakat Papua Tengah khususnya Kabupaten Mimika.

"Kehadiran Kementerian menjadi bukti bahwa pembangunan industri harus menjangkau seluruh daerah dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,"ujarnya.

Ia menginginkan bahwa masyarakat Papua Tengah khususnya Mimika tidak hanya menjadi konsumen tetapi juga menjadi pelaku usaha, menciptakan produk,membuka lapangan kerja dan menjadi penggerak ekonomi di daerah.

"Ini bukan hanya sekedar pelatihan tetapi usaha strategis untuk mencetak wirausaha baru,memperkuat industri kecil dan meningkatkan keterampilan masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum," ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini diikuti 105 orang terdiri pelatihan pengolahan makanan dan minuman terdiri sebanyak 35 peserta, kerajinan sablon 35 peserta dan jasa servis AC 35 peserta.

Komposisi pelatihan terdiri dari 30 persen teori dan 70 persen praktek. Peserta mendengarkan materi dan juga melakukan praktek langsung dari para instruktur yang profesional di bidangnya masing-masing.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.