Lewati ke konten utama

Bupati John Rettob dan Kapolda Papua Tengah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Fasilitas Kepolisian di Mimika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
Redaksi Fajar PapuaEditor
14.20 WIT3 menit baca106 dibaca
Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini melakukan peletakan batu pertama pembangunan sejumlah fasilitas Kepolisian di Kabupaten Mimika, Kamis (1/10).
Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini melakukan peletakan batu pertama pembangunan sejumlah fasilitas Kepolisian di Kabupaten Mimika, Kamis (1/10).Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini melakukan peletakan batu pertama pembangunan sejumlah fasilitas Kepolisian di Kabupaten Mimika, Kamis (1/10).

Peletakan batu pertama yang berlangsung secara simbolis di RS Bhayangkara Timika itu sekaligus ditandai dengan penandatanganan prasasti pembangunan.

Sejumlah fasilitas yang dibangun melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Mimika tersebut meliputi Rumah Dinas Dokter RS Bhayangkara Mimika, Mako Polsek Kokonao, Mako Polsek Agimuga, serta landscape dan pagar Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, pimpinan dan perwakilan Forkopimda Mimika serta sejumlah tamu undangan.

Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, pembangunan fasilitas Kepolisian tersebut merupakan bentuk perhatian Pemkab Mimika dalam mendukung peningkatan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Rettob, keputusan pembangunan diambil setelah dirinya bersama jajaran pemerintah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kampung dan distrik. Dari kunjungan tersebut, ditemukan masih banyak fasilitas Polsek yang kondisinya tidak layak, baik untuk pelayanan maupun tempat tinggal anggota.

“Dari hasil kunjungan kerja turun kampung dan distrik, kami melihat banyak sekali Polsek untuk pelayanan masyarakat yang tidak layak, mulai dari tempat tinggal dan fasilitas lainnya,” kata Rettob.

Atas kondisi tersebut, Pemkab Mimika memutuskan membangun dan memperbaiki sejumlah fasilitas Kepolisian secara bertahap.

“Karena ketidaklayakan itu, sehingga kami mengambil keputusan untuk membangun semua Polsek yang ada, demi menjaga Kamtibmas di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Bupati Rettob menjelaskan, pembangunan yang dimulai tahun ini merupakan tahap awal. Pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan fasilitas Kepolisian lainnya pada tahun berikutnya, termasuk rencana pembangunan Polsek Jila dan fasilitas Kepolisian di Potowayburu.

“Yang kami bangun tahun ini itu dulu. Selanjutnya tahun depan ada lagi, seperti Polsek Jila dan lainnya. Rencananya juga Potowayburu,” jelasnya.

Selain fasilitas Polri, Rettob mengatakan Pemkab Mimika juga memberikan perhatian terhadap kondisi fasilitas TNI, khususnya Koramil yang di sejumlah wilayah juga dinilai sudah tidak layak karena telah digunakan dalam waktu cukup lama.

“Bukan hanya Polri, begitu juga TNI seperti Koramil. Kami lihat banyak sekali yang sudah tidak layak dan itu sudah lama sekali,” katanya.

Ia berharap pembangunan fasilitas aparat keamanan dapat mendukung pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Mimika.

“Dengan dibangunnya fasilitas aparat keamanan, semuanya menjadi lebih baik dan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi lebih baik,” ujar Rettob.

Rettob menambahkan, seluruh fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah daerah tersebut nantinya akan menjadi aset yang dihibahkan kepada Kepolisian setelah proses pembangunan selesai.

“Ini nanti pemerintah bangun. Setelah asetnya selesai, baru kita hibahkan kepada Kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika atas dukungan dan kontribusinya dalam memperkuat sarana dan prasarana Kepolisian.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemda Mimika atas kontribusi positif kepada kita Kepolisian, khususnya Polres Mimika,” kata Jeremias.

Namun, Kapolda berharap dukungan Pemkab Mimika tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur. Ia juga mendorong adanya dukungan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia asli Papua.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya perawat, serta tenaga pendidik seperti guru masih menjadi perhatian penting dalam pembangunan daerah.

“Kami berharap selain fasilitas dan prasarana, Pemda juga membuat fasilitas pendidikan untuk membentuk SDM Papua di bidang kesehatan, minimal tenaga perawat dan pendidik seperti guru,” ujarnya.

Kapolda menegaskan, Kepolisian akan berkomitmen menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah daerah agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya bersama Kapolres berkomitmen untuk menjaga fasilitas yang sudah dibangun ini agar Polisi bisa melayani masyarakat di manapun berada,” tegasnya.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.