Timika, fajarpapua.com – Dua komandan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap IV Sorong Raya tewas dalam operasi aparat di sekitar Kampung Sorry dan Kampung Susumuk, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua, Sabtu (3/10/2026).
Menyikapi kematian dua pimpinan tersebut, Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom mengumumkan duka nasional pada Senin (5/10/2026).
Sebby menyebut dua perwira yang tewas masing-masing Komandan Operasi Batalyon Buaya, Mayor Arso Aisnak, dan Komandan Batalyon Karef Hamit, Mayor Yohanis Ky.
Dikatakan, keduanya bergabung dengan TPNPB Kodap IV Sorong Raya sejak 2020 dan terlibat dalam sejumlah operasi bersenjata sebelum dilaporkan tewas.
Sebby juga menyampaikan kronologi kejadian versi OPM. Ia mengatakan kedua korban awalnya bergerak dari markas menuju lokasi yang memiliki jaringan telepon dan internet untuk melakukan komunikasi.
Namun, keduanya dikepung aparat. Yohanis Ky tewas setelah terjadi penembakan di lokasi. Sementara Arso Aisnak sempat melarikan diri dan bersembunyi di kawasan hutan. Arso mengalami luka kritis.
“Mayor Arso Aisnak ditangkap dalam keadaan hidup tapi akhirnya meninggal ditangan aparat," ujar Sebby.
Minta Jenazah Diserahkan kepada Keluarga
Sebby menyatakan jenazah keduanya masih berada dalam penguasaan aparat dan meminta agar segera diserahkan kepada pihak keluarga serta gereja.
Sebby meminta Panglima TNI Agus Subiyanto memfasilitasi penyerahan jenazah agar proses pemakaman dapat dilakukan.(red)









