Aneh, Bupati Tangguhkan Seleksi Sekda

by -
Hans Magal



Timika, Fajarpapua.com
Aroma tak sedap mewarnai proses seleksi Sekda Kabupaten Mimika. Diduga karena salah satu calon tidak lolos, Bupati Mimika Eltinus Omaleng SE, SH menangguhkan kelanjutan proses seleksi Sekda. Bukan hanya itu, Kepala BKD Mimika Paskalis Kirwelak dicopot dari jabatannya.
Menanggapi hal itu, Direktur Yamak Timika, Hans Magal ST dalam rilis yang diterima fajarpapua.com mempertanyakan langkah yang diambil Bupati Mimika.
Berikut pernyataan Hans Magal sebagaimana yang diterima media ini.
Pertama, saya melihat pencopotan saudara Paskalis Kirwelak dari jabatan adalah murni karena masalah Sekda Mimika. Hal ini semakin menciptakan preseden buruk terhadap kinerja pemerintahan.
Kedua, alasan Bupati Mimika menangguhkan seleksi Sekda Mimika hanya karena ketiadaan perwakilan ASN perempuan sebagaimana dikatakan saudara PLT Sekda Mimika Marthen Paiding adalah alasan yang mengada-ada. Sebab, proses seleksi Sekda sudah memasuki tahap keempat dan tidak bermasalah. Namun setelah 9 orang gugur, secara tiba-tiba bupati menghentikan proses seleksi, sesuatu yang aneh dan lucu. Menurut saya, proses ini sengaja dihentikan karena ‘putra mahkota’ yang dari awal diunggulkan sebagai Sekda ternyata tidak lolos.
Ketiga, saya menduga proses ini dihentikan dengan tujuan bupati menunjuk Plt Sekda dari unsur ASN. Bisa jadi yang diangkat adalah calon yang tidak lolos dalam seleksi.
Keempat, kami berharap Pansel Provinsi Papua untuk seleksi Sekda Mimika tetap melanjutkan proses seleksi dan tidak terpengaruh manufer-manufer yang berjalan diluar aturan.
Kelima, meminta Pemda Mimika agar bijaksana dan memperhatikan wibawa pemerintah serta tidak menggadaikan daerah ini untuk kepentingan pribadi dan kelompok.
Keenam, meminta semua komponen masyarakat Mimika agar ikut memonitor kinerja pemerintah agar tidak sesuka hati menjalankan roda pemerintahan di daerah ini.
Mantan Kepala BKD, Paskalis Kirwelak yang dicopot Rabu (24/6) saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler menyatakan tidak mempersalahkan pencopotan dirinya.
“Yah, saya berjalan di atas aturan. Kalau memang tidak suka, dicopot, yah tidak apa-apa,” ungkapnya.
Paskalis enggan bersekulasi tentang pencopotan dirinya terkait tidak lolosnya salah satu calon Sekda.
“Saya tidak berpikir sampai ke situ ade. Intinya saya sudah bekerja sesuai aturan,” paparnya.(tim)

INFO IKLAN 0812-3406-8145