Tokoh Sesalkan Upaya “Invisible Hand” Mengkerdilkan Peranan Wakil Bupati

by -
Ilustrasi invisible hand yang mempengaruhi kekuasaan



Timika, fajarpapua.com
Tidak diundangnya Wakil Bupati (Wabup) Mimika pada pelantikan pejabat eselon II, III dan IV disesalkan banyak pihak. Mereka menilai ada upaya dari orang dekat maupun pejabat yang mencari- muka di depan bupati untuk mengkerdilkan peranan wakil bupati.

“Kami sebagai pendukung setia pasangan ini kecewa berat, kami sangat kecewa. Kami lihat ada upaya orang tertentu yang selama ini mendekat ke bupati untuk mengacaukan hubungan bupati dan wakil,” ungkap Antonius Lado, tokoh masyarakat Flobamora di Mimika, Sabtu (18/7).

Ia menilai, dari pemberitaan media massa tentang isi hati wakil bupati terhadap ketidakhadirannya menunjukkan signal betapa kuatnya orang dekat bupati mempengaruhi agar mengkerdilkan hubungan dua pimpinan tertinggi kabupaten Mimika itu.

“Sangat kentara sekali, ini permainan orang-orang yang ambisi menguasai pemerintahan. Melakukan banyak cara tanpa rasa malu untuk mendapat kedudukan dengan cara mengecilkan peranan pak wakil bupati,” tandasnya.

Terkait hal itu, Lado mendesak Bupati agar mempunyai prinsip dalam pemerintahan dengan menyadari adanya seorang wakil yang menjadi mitra dalam pengambilan kebijakan.

“Nah kenapa ada wakil, bupati dan wakil itu ibarat kaki kiri dan kaki kanan. Kalau kaki kiri melangkah kaki kanan juga ikut. Mereka punya peranan masing-masing dalam menjaga keseimbangan tubuh dalam hal ini tubuh pemerintahan,” ungkapnya mengandaikan.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 The request cannot be completed because you have exceeded your quota.