Atasi Stunting dan Malaria, Dewan dan Pemda Mimika Didorong Lahirkan Perda Wabah dan Penyakit Berbahaya

by -
Yohanes Felix Helyanan
Yohanes Felix Helyanan

Timika, fajarpapua.com – Menanggapi keluhan Kadistrik Mimika Timur Jauh soal malaria dan stunting yang menghantui warganya, DPRD Mimika mendorong Pemda Mimika memiliki Perda Wabah dan Penyakit Berbahaya.

Bahkan jika memungkinkan, DPRD Mimika juga dapat menginisiasi lahirnya Perda tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanes Felix Helyanan atau John Thie kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu pagi.

John Thie yang juga Ketua PDIP Mimika ini mengatakan dengan Perda tersebut dirasa penting untuk segera diwujudkan mengingat malaria serta wabah dan penyakit menular cukup tinggi di daerah ini.

“Jika Pemkab belum ada kesempatan maka sebaiknya DPRD Mimika dapat mengambil peran untuk menyusun Perda sebagai usul inisiatif dewan. Anggota dewan bisa studi banding ke daerah yang sudah terapkan Perda ini,” ujarnya.

Di Kabupaten Mimika jelas John Thie, dari data yang ada angka penderita malaria masih sangat tinggi.

“Dinkes Mimika dan sejumlah lembaga termasuk Tim Gugus Malaris terus berupaya menurunkan angkanya dengan bekerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Dikatakan juga dengan adanya Perda ini, jelas jauh lebih mudah bagi Pemda Mimika dalam mengambil kebijakan termasuk soal penganggarannya.