Lewati ke konten utama

Bupati Mimika: Pemerintah Kampung Harus Prioritaskan Pendanaan Tangani Stunting

Redaksi FPPenulis
14.40 WIT1 menit baca9 dibaca
IMG 20240615 WA0096
IMG 20240615 WA0096Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Bupati Mimika, Provinsi Papua Tengah, Johannes Rettob mengatakan pemerintah kampung harus memprioritaskan pendanaan untuk menangani stunting serta bekerja langsung di lapangan.

Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Sabtu (22/6), mengatakan angka kasus stunting di Mimika mencapai 24,1 persen atau lebih tinggi dari tingkat nasional.

"Kasus stunting di Mimika mencapai 24,1 persen dan stunting tingkat nasional 21,5 persen. Ini menunjukkan bahwa kita masih lebih tinggi," katanya.

Menurut Bupati Rettob, semua pihak harus turut berpartisipasi menurunkan angka stunting di Kabupaten Mimika baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun stakeholder lainnya.

"Jadi semua pihak baik OPD, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan lainnya, dapat berkontribusi bagi daerah dengan berpartisipasi menangani anak stunting melalui dana CSR," ujarnya.

Dia menjelaskan realisasi penanganan stunting pada 2023 hanya berada pada kisaran 0,1 persen, ini masih sangat minim.

"Angka realisasi stunting sangat minim sekali dan di luar dari ekspektasi, kedepannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika harus lebih memprioritaskan penanganan stunting," katanya.

Dia berharap pada 2024 stunting turun ke angka 14 persen, maka pemerintah distrik dan kampung harus menggelar aksi komprehensif, melalui pendekatan sasaran prioritas pada 58 kampung.

"Kampung juga harus bisa bekerja langsung di lapangan guna menurunkan angka stunting di Kabupaten Mimika," ujarnya.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.