Berkoar-koar Soal Lemasko di Video, Yohanes Kemong Kena Batunya, Gerry : Kita Laporkan ke Polisi

by -
Pengurus Lemasko
Pengurus Lemasko

Timika, fajarpapua.com – Mulutmu harimaumu, ungkapan itu nampaknya yang pantas disematkan kepada sosok seorang Yohanes Kemong saat ini.

Mantan Ketua KPU Mimika yang dipecat itu, selama ini sering berulah dengan membuat video berisi ujaran kebencian dan provokatif kepada pihak-pihak yang dinilai berseberangan dengan kepentingannya yang kemudian mengunggahnya ke media sosial.

Dalam video terakhir yang berdurasi sekitar 4 menit 18 detik, Yohanes Kemong kembali berkoar-koar menyudutkan Kepengurusan Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko).

Seperti diketahui, pernyataan didalam video tersebut Yohanes Kemong yang mengaku sebagai Ketua Organisasi Kaum Intelektual Amungme Kamoro (OKIA) berbicara tentang status kepemimpinan Ketua Lemasko yang menurutnya sudah tidak berlaku lagi serta meminta PT Freeport Indonesia tidak melibatkan lembaga tersebut dalam pembicaraan sebelum digelar Musdar untuk memilih pengurus baru.

BACA JUGA:  Tetua Suku Kamoro Sudah Maafkan, Istri Tersangka UU ITE Menangis Mohon Ampunan Gerry, Yance Boiyau: Keterlaluan !!!

Akibat ulahnya kali ini, nampaknya Yohanes Kemong akan kena batunya mengingat Pengurus Lemasko bertekad akan melaporkan juru bicara Bupati Mimika ini ke Polda Papua melalui Polres Mimika.

Hal ini seperti disampaikan oleh para pengurus Lemasko kepada wartawan di Jalan Budi Utomo Timika, Rabu (7/4) malam.

Menurut Lemasko, apa yang disampaikan oleh Yohanes Kemong dinilai sebagai bentuk pencemaran nama baik lembaga adat tersebut.

Selain itu, statemen yang disampaikan dalam bentuk rekaman video yang diunggah di media sosial tersebut tidak benar dan bersifat provokatif.

Ketua Lemasko, Gregorius Okoare atau biasa disapa Gerry mengungkapkan semua yang dikatakan oleh Yohanes Kemong dinilai sebagai bentuk mencampuri organisasi lain.