Pelaksanaan PON XX Papua Terancam Gagal, Klaster Mimika Resmi Hentikan Seluruh Persiapan

by -
Sekretariat Sub PB PON Mimika
Sekretariat Sub PB PON Mimika

Timika, fajarpapua.com – Pelaksanaan PON XX Papua yang rencananya digelar pada akhir September 2021 mendatang terancam gagal dilaksanakan.

Hal ini menyusul adanya keputusan dari Sub PB PON XX Klaster Mimika yang menghentikan seluruh persiapan dalam menghadapi Iven olahraga nasional itu.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE., M.H yang juga Ketua Sub PB PON XX Papua Klaster Mimika dalam Rapat Evaluasi, Senin (7/6) siang di Aula Pertemuan Kantor Sekretariat Sub PB PON Mimika.

Dalam evaluasi yang diikuti seluruh bidang diputuskan terhitung sejak Senin (7/6) Sub PB PON XX Papua Klaster Mimika menyatakan ‘Berhenti’ dalam menyiapkan terutama dalam melakukan layanan PON XX Papua hingga adanya kepastian terkait penganggaran.

“Ini rapat kita yang terakhir dan tidak ada lagi aktivitas layanan untuk PON XX Papua, jadi kalau ada kunjungan dari Papua ataupun pusat terkait PON kita tidak akan layani hingga adanya kepastian mengenai dana bagi penyelenggaraannya,” kata Bupati Eltinus Omaleng.

Bupati Omaleng menegaskan, persiapan Sub PB PON XX Papua Klaster Mimika sejauh ini sudah baik, namun pihaknya memutuskan untuk sementara menghentikan aktivitas PON karena tidak adanya kejelasan pendanaan.

Sudah Kuras APBD Mimika Rp 500 Miliar, Dana PON Tidak jelas, Bupati Mimika Minta Surati Dua Pejabat Ini(Opens in a new browser tab)

“Ini adalah rapat terakhir sampai dengan adanya titik terang sumber dana untuk penyelenggaraan PON XX Papua. Artinya, kita akan kembali bergerak setelah ada informasi berapa hak yang diperoleh atau diberikan kepada Kabupaten Mimika. Apakah sesuai dengan kebutuhan Mimika. Selama itu belum ada, semua aktivitas akan dihentikan,” tegasnya.

Sedangkan terkait pengerjaan venue PON di Klaster Mimika seperti Aero Modeling dan Terbang Layang tetap dilaksanakan karena sudah dianggarkan.

INFO IKLAN 0812-3406-8145
Dinkes Mimika Kolaborasi PTFI Lakukan Riset Kesehatan Dasar