Wabup John Rettob Soroti Kasus Stunting, Kusta dan Malaria yang Masih di Kota Timika

by -
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob S.SosMM
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob S.SosMM

Timika, fajarpapua.com – Wakil Bupati (Wabup) Mimika, John Rettob, menyoroti kasus stunting, kusta dan malaria yang masih tinggi di Kota Timika.

Stunting menjadi fokus perhatian pemerintah pusat (Pempus) dan pemerintah provinsi (Pemprov) sehingga Mimika terpilih sebagai lokus program penanganan stunting.

Di Timika, penyakit kusta dan malaria juga tinggi. Bahkan Wabup John menyatakan kasus malaria Mimika menyumbang 30 persen secara nasional.

Pemkab menargetkan dapat mengeliminasi malaria pada tahun 2026 setidaknya ada penurunan sebesar 50 persen. Tugas mengeliminasi ketiga kasus ini bukan hanya menjadi tanggungjawab Dinkes tapi juga OPD lain.

“Tanggungjawab Dinkes hanya 25 persen, sedangkan 75 persen lainnya adalah tugas OPD yang lain.
Misalnya malaria tinggi karena lingkungan kotor, parit-parit penuh sampah dan lumpur, jalan tergenang air dimana-mana itu tugas OPD lain,” ungkap Wabup JR, Senin.

Malaria terbanyak ada di Distrik Mimika Baru dengan harapan mulai sekarang semua pihak termasuk OPD bekerjasama secara maksimal.

“Begitu juga dengan stunting kalau lingkungan kotor, air kurang bersih, ibu sakit-sakitan dan tidak sehat. Kemudian faktor gizi sejak dalam kandungan tidak menunjang membuat anak kerdil atau tidak bertumbuh dan berkembang sesuai usianya. Kasus-kasus ini menjadi perhatian Pemkab, dengan ujung tombak OPD teknis dalam pelayanan kepada masyarakat sebagai sasarannya,” ujarnya. (mar)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250