Lewati ke konten utama

Bupati Merauke Minta Umat Katolik Dukung Tugas Imamat

RedaksiPenulis
23.09 WIT6 menit baca226 dibaca
Pemotongan Kue Panca Windu oleh Pastor Pius Banda Pr didampingi Bupati Merauke
Pemotongan Kue Panca Windu oleh Pastor Pius Banda Pr didampingi Bupati MeraukeFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Mula-mula di Paroki Rasul-Rasul Kuper, Distrik Semangga (1994-1998) kemudian Paroki St. Yoseph Bambu Pemali (1998-2006), dua tahun non job tinggal di Paroki Bampel dan terakhir ini di Paroki Sta. Maria Fatimah, Kelapa Lima (2008-2016). Sejak tahun 2016 saya pensiun sebagai Pastor Paroki Kelapa Lima” ucap Pastor Pius mengisahkan.
Pastor juga menyebutkan kesetiaan menjalani panggilan hidup imamatnya juga tak luput dari berbagai cobaan.  Dalam suatu refleksi iman, dia melihat imamat itu sebagai suatu panggilan hidup. Tugas imam adalah pelayanan sakramen dan pewartaan sabda Tuhan.


“Sekali kita ambil jalan ini tidak bisa kita undur lagi. Itu yang saya alami. Banyak imam yang keluar dan berhenti, tetapi saya sekali mengambil langkah untuk tetap menjalankan imamat saya dengan segala macam tantangan yang ada. Inilah pengelaman imamatku selama 40 tahun yang dapat saya sharingkan. Akhirnya kedepan di kala umurku semakin menanjak dan kondisi fisikku semakin rapuh, dengan mengharapkan doa-doa anda sekalian untuk memperkenankan saya memasuki usia imamatku yang ke-50. Saya mengucapkan terima kasih kepada kalian semua atas dukungannya. Semoga Tuhan memberkati kita sekalian,” pungkas Pastor Pius Banda, Pr (hrs).

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.